Persamaan Korupsi dan Korona

ilustrasi-virus-corona
Ilustrasi Virus Corona. Foto: Science Photo Library
0 Komentar

Niat dan virus tidak dapat dihilangkan. Tetapi, kesempatan yang bisa dipersempit dan bahkan ditiadakan. Lingkungan memegang peran yang sangat penting untuk meniadakan kesempatan korupsi dan virus berkembang hingga menularkan. Kita mengenal Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Perlu dibuat pula Wilayah Bebas Korona (WBK). Hanya saja, korona menular sangat cepat. Untuk itu, seharusnya WBK tidak dibatasi wilayah Kabupaten Kota, tetapi minimal regional atau bahkan provinsi.
Langkah tersebut harus pula ditunjang dengan meniadakan kesempatan masyarakat bepergian. Caranya, dengan membatasi Bahan Bakar Minyak (BBM) hanya untuk angkutan umum. Bagi penggunaan kendaraan pribadi, dilarang. Dapat pula ditambah dengan menutup bengkel dan tempat servis kendaraan. Serta menghentikan produksi kendaraan pribadi di pabrik-pabrik. Itu gambaran langkah putus asa. Karena faktanya angka korona masih naik.
Entah angka korupsi. Mungkin juga masih naik. Hanya saja tertutup berita korona dan kehebohannya. Tidak ada penyakit yang tidak ada obatnya. Obat korona suatu saat pasti ditemukan. Hanya masalah waktu saja. Saat ini, pengendalian korona dan korupsi kembali kepada kita. Untuk lebih bersabar dan melakukan upaya-upaya yang bisa melindungi diri dan keluarga dari virus korona dan korupsi. (*)

*Penulis adalah Pengamat Pembangunan di Cirebon

0 Komentar