Persembahan untuk Guru-Nakes

Persembahan untuk Guru-Nakes
0 Komentar

Jalan Sehat Cirebon Katon diikuti para guru dan tenaga kesehatan, kemarin. Dua umrah, dua sepeda motor, dan berbagai hadiah hiburan lainnya dibawa pulang mereka yang beruntung. Baik guru maupun nakes.
==============
KEGIATAN ini memang dipersembahkan untuk guru dan tenaga kesehatan atau nakes. Tema Jalan Sehat Cirebon Katon ini adalah Guru Hebat, Nakes Kuat, Masyarakat Sehat dan Cerdas.
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg memberikan apresiasi yang tinggi bagi guru dan nakes. “Guru dan nakes adalah pahlawan,” terang Imron saat berdiri di atas panggung Jalan Sehat Cirebon Katon di Stadion Ranggajati, Sumber, pagi kemarin.
Ya , Jalan Sehat Cirebon Katon didedikasikan untuk kalangan guru dan tenaga kesehatan. Ini sekaligus momentum merayakan Hari Guru Nasional dan Hari Kesehatan Nasional pada 2022 ini. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara Bupati Cirebon dengan keluarga besar guru dan tenaga kesehatan.
“Ada tiga hal yang harus dilakukan sebagai manusia, ilmu yang bermanfaat, amal jariyah, dan anak yang soleh. Apa yang dilakukan guru dan tenaga kesehatan memenuhi beberapa poin tadi. Sehingga apa yang dilakukan adalah pekerjaan mulia,” ujar Imron.
Oleh karena itu, Imron meminta para guru dan tenaga kesehatan tetap bisa bersemangat berkerja. Karena apa yang dilakukan adalah pekerjaan mulia, yakni menolong orang dan membantu sesama serta mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Para guru dan tenaga kesehatan harus tetap semangat. Itu (pekerjaan, red) tugas mulia yang harus terus dilakukan, layani masyarakat sepenuh hati. Cetak generasi penerus yang cerdas dan berprestasi agar Kabupaten Cirebon menjadi daerah yang maju dan bahagia,” imbuhnya.
Dalam momentum itu, Imron berharap guru-guru di Kabupaten Cirebon menyesuaikan perkembangan zaman dan tekhnologi sehingga apa yang disampaikan baik kepada masyarakat maupun para siswa sesuai dengan kondisi dan kebutuhan zaman. “Sekarang teknologi semakin maju, semakin canggih. Guru-guru harus bisa menyesuaikan. Saya yakin guru-guru di Kabupaten Cirebon bisa dan mampu,” jelasnya.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Cirebon DR Hilmy Rivai MPd kepada Radar menjelaskan Pemkab Cirebon jadi salah satu daerah di Indonesia yang paling banyak mengusulkan kuota tenaga pengajar atau guru untuk formasi P3K. Hal ini membuktikan jika Pemkab Cirebon peduli dengan kesejahteraan bagi para guru.

0 Komentar