Sehari Tambah 195 Orang

Sehari Tambah 195 Orang
Bupati Majalengka Dr H Karna Sobahi MMPd
0 Komentar

 
 
MAJALENGKA – Angka kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka naik tajam. Per Rabu (30/6) kemarin naik 195 orang. Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten Majalengka, H Agus Susanto menyebutkan, kenaikan tinggi dalam satu hari itu tersebar di 16 dari 26 kecamatan di Majalengka.
“Hingga akhir Juni ini jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 selama ini sudah mencapai 6.144 kasus. Tetapi ada penurunan pada orang yang sedang menjalani isolasi mandiri. Jumlahnya 21 orang. Total isolasi mandiri 1.715 orang,” kata Agus, kemarin.
Untuk pasien yang sedang menjalani perawatan di RSUD Majalengka mencapai 31 orang. Sementara di RSUD Cideres cukup banyak dengan total 72 orang. “Sedangkan rumah sakit  di luar Majalengka tersisa 3 orang saja,” imbuh Agus.
Selain penambahan jumlah kasus terkonfirmasi juga terjadi pada angka meninggal dunia naik per hari 11 orang. Sudah 388 orang meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Majalengka.
Sementara warga sembuh (selesai isolasi) juga ada kenaikan sangat banyak, total 203 orang. Jumlahnya sudah mencapai 3.838 orang.
Larang Hajatan, KBM Tatap Muka
Bupati Dr H Karna Sobahi MMPd angkat bicara terkait masuknya posisi Majalengka zona merah bersama 12 kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat.
Ia langsung menindaklanjuti dengan cepat mengeluarkan kebijakan, di antaranya melarang kegiatan hajatan, penutupan sementara objek wisata dan ruang publik. Hal itu juga berpengaruh terhadap pembatasan waktu operasional mal, swalayan hingga pukul 18.00.
“Di masing-masing dinas atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan Work From Home (WFH) 50 persen sampai dengan 75 persen,” tegas Karna, via WhatsApp, Rabu (30/6).
Disamping itu, bupati juga melarang setiap lembaga pendidikan baik SD, SMP, SMA/SMK hingga universitas menyelenggarakan belajar tatap muka. Kegiatan pembelajaran diimbau dalam jaringan (daring).
Pelayanan kepada masyarakat juga secara online. Ketua Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Majalengka ini juga melarang masyarakat melakukan perjalanan luar kota kecuali yang sangat emergency.
“Pasar malam juga ditutup. Kami berpesan kepada seluruh masyarakat agar tetap perkuat penggunaan protokol kesehatan, pakai masker, jaga jarak, cuci tangan, tidak melakukan perkumpulan dan tidak berkerumun,” pesannya. (ono)

0 Komentar