SIMAK DISINI! 5 Tahapan Sidang Isbat Untuk Menentukan Awal Ramadhan

5 Tahapan Sidang Isbat Untuk Menentukan Awal Ramadhan
5 Tahapan Sidang Isbat Untuk Menentukan Awal Ramadhan. Foto : screenshot / pixabay - ilustrasi hilal - radarcirebon.id
0 Komentar

Sidang ini akan dilaksanakan Hybrid (daring dan luring) tepatnya di Auditorium HM Rasjidi, Kantor Kemenag RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

1. Pengamatan hilal

Dalam tahap ini ahli falak atau astronom mengamati hilal pada malam pertama bulan Ramadhan. Mereka mencari tanda-tanda awal bulan seperti cahaya bulan sabit yang muncul di ufuk barat setelah matahari terbenam.

2. Pelaporan pengamatan

Selanjutnya ahli falak atau astronom melaporkan hasil pengamatan kepada Badan Hisab Rukyat (BHR) yang bertanggung jawab untuk menentukan awal bulan hijriyah atau awal Ramadhan.

3. Pemeriksaan kelayakan pengamatan

Baca Juga:CATAT! 12 Tips Menyambut Ramadhan Menurut Sunnah Agar Ibadah LancarCATAT! Rekomendasi 15 Menu Takjil Buka Puasa Yang Enak dan Lezat

BHR melakukan pemeriksaan terhadap laporan pengamatan. Mereka memastikan bahwa pengamatan tersebut dilakukan dengan benar dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.

4. Pengumuman hasil

Setelah memastikan bahwa pengamatan telah dilakukan dengan benar dan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan, BHR mengumumkan hasil sidang isbat. Hasil sidang isbat menentukan kapan awal bulan Ramadhan dimulai.

5. Implementasi hasil

Pada sesi ini hasil sidang isbat diterapkan oleh umat Islam untuk menentukan awal bulan Ramadhan atau awal bulan hijriyah. Hal ini penting untuk menentukan waktu ibadah seperti puasa.

Pada pelaksanaannya proses sidang isbat dapat berbeda-beda di setiap negara atau wilayah tergantung pada kebijakan dan aturan yang berlaku.

Pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI akan menggelar Sidang Isbat atau penetapan awal Ramadhan 1444 Hijriah pada sore ini, Rabu (22/3/2023).

Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag, Adib mengatakan, sidang isbat penentuan awal Ramadhan rutin dilaksanakan setiap tanggal 29 Syakban. Adapun tanggal 29 Syakban 1444 H jatuh pada hari ini, Rabu.

0 Komentar