Unwir Wisuda Empat Kali dalam Sehari

Unwir Wisuda Empat Kali dalam Sehari
PROSESI WISUDA : Unwir menggelar wisuda tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 sehingga dibagi menjadi empat sesi, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, Sabtu (26/9). FOTO: UTOYO PRIE ACHDI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

 
INDRAMAYU-Wisuda lulusan Universitas Wiralodra (Unwir) Indramayu tahun 2020 ini terbilang unik. Baru kali ini Unwir melakukan wisuda hingga empat kali sehari (4 sesi). Ini terjadi karena pelaksanaan wisuda di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir. Jadi harus benar-benar mematuhi protocol kesehatan ketat.
Rektor Unwir, Dr Ujang Suratno SH MSi mengatakan, pelaksanaan wisuda secara tatap muka diselenggarakan setelah melalui diskusi panjang dan matang. Dikatakan, berdasarkan hasil kuisioner ternyata mayoritas mahasiswa menginginkan wisuda dilakukan secara langsung (tatap muka). Selain itu, juga telah dilakukan diskusi dengan senat dan orang tua mahasiswa.
“Kami juga sudah mendapatkan izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu. Yang penting syaratnya harus memenuhi protocol kesehatan covid-19,” kata Ujang, Sabtu (26/9).
Dijelaskannya, jumlah lulusan yang diwisuda kali ini sebanyak 472 orang. Ini merupakan gabungan dari Wisuda Tahap I yang seharusnya dilaksanakan Maret 2020, dan Wisuda Tahap II bulan September 2020 ini.
Karena jumlah wisudawan sangat banyak, pelaksanaan wisuda terpaksa dilakukan secara bergiliran menjadi empat sesi. Dimulai dari sesi 1 pada jam 08.00 hingga sore hari. Di dalam ruangan, tempat duduk juga diatur dengan tetap menjaga jarak. Seluruh mahasiswa, senat, dan undangan lainnya juga wajib memakai masker dan cuci tangan sebelum masuk ruangan.
Ujang Suratno mengatakan, wisuda kali ini memang berada di tengah keprihatinan, karena masih dalam suasana pandemic Covid-19. Untuk itulah ia mengajak lulusan Unwir untuk kreatif dan jangan diam. “Saya minta kepada para lulusan agar kreatif. Jangan menunggu pekerjaan, tapi lakukan sesuatu yang bisa memberikan manfaat,” kata Ujang.
Kedepan, Ujang mengaku, masih memiliki satu obsesi, yaitu mewujudkan Unwir sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pasalnya dari sisi akreditasi, kesiapan sumber daya manusia (SDM) maupun kesiapan lahan untuk pengembangan, semua sudah siap. Hanya saja saat ini memang pemerintah pusat belum membuka.
“Kunci untuk memajukan Unwir, sekaligus memajukan Kabupaten Indramayu adalah dengan menegerikan Unwir,” tandas Ujang.
Sementara, Ketua Yayasan Wiralodra Indramayu, Ir H Darsono, berpesan kepada lulusan Unwir untuk tetap menjaga nama baik almamater meskipun sudah lulus.

0 Komentar