Teken Perkin, 110 SD dan 40 SMP di Cirebon Jadi Sekolah Unggulan 2023

sekolah-unggulan
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg saksikan pencanangan sekolah unggulan 2023 yang ditandai dengan tanda tangan perkin sejumlah SD dan SMP. Foto: Andri Wiguna/Radarcirebon.id
0 Komentar

CIREBON, RADARCIREBON.ID – Para kepala sekolah  di Kabupaten Cirebon diberikan target baru untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan dalam sekolah unggulan di Kabupaten Cirebon .

Ada tujuh poin prioritas dalam perkin (perjanjian kinerja) untuk para kepala SD dan SMP. Total ada 110 sekolah dasar (SD) dan 40 SMP yang sudah siap melaksanakan perkin dalam program sekolah unggulan tersebut.

Hal itu terungkap saat penandatanganan perkin antara kepala sekolah dengan Kadisdik Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM, kemarin.

Baca Juga:Jadwal Sholat untuk Kabupaten Indramayu, Selasa 7 Februari 2023Jadwal Sholat untuk Kota Cirebon, Selasa 7 Februari 2023

Menurut Ronianto, ada 7 poin prioritas dalam perkin yang akan menjadi target kegiatan di setiap sekolah unggulan.

Yang pertama adalah peningkatan prestasi, kualitas, relevansi, efisiensi, dan efektivitas pengelolaan satuan pendidikan di Kabupaten Cirebon.

Yang kedua, dalam poin dalam perkin itu  adalah peningkatan prestasi, kualitas, dan kompetensi guru dan tenaga kependidikan.

“Semangat kita dalam perkin ini adalah bagaimana kemudian banyak bermunculan sekolah-sekolah unggulan yang tujuannya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Cirebon, untuk tahap pertama ada 110 sekolah dasar dan ada 40 SMP, ” ujar Ronianto.

Diterangkannya, nantinya 110 sekolah dasar  (SD) dan 40 SMP tersebut akan diproyeksikan sebagai sekolah unggulan.

Sekolah unggulan ini akan ditunjang dengan  fasilitas, sarana dan prasarana serta gurunya harus berkualitas untuk membentuk siswa-siswa berprestasi di Kabupaten Cirebon.

Poin selanjutnya, lanjut Ronianto, dalam perkin tersebut adalah pembinaan bakat, minat, pendidikan karakter melalui kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikulers.

Baca Juga:Jadwal Sholat untuk Kabupaten Cirebon, Selasa 7 Februari 2023BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob, Nelayan Pantura Indramayu Nekat Melaut

Lalu, fokus selanjutnya, dalam perkin itu  adalah peningkatan kinerja dan kompetensi kepala sekolah dan guru dalam melaksanakan tugas pokoknya.

“Angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) serta penumbuhan karakter dan budaya positif,” ujarnya.

Yang tak kalah penting, lanjut Ronianto, adalah peningkatan kerja sama dengan lembaga atau instansi lain sebagai bentuk kolaborasi positif bagi pengembangan kualitas sekolah ,organisasi fungsional, dan kelompok kerja pengawas sekolah.

0 Komentar