INDRAMAYU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) menyelenggarakan Pelatihan Berbasis Masyarakat (PBM) APBD Kabupaten Indramayu Sub Kejuruan Tata Boga.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi dan keterampilan masyarakat di bidang tata boga guna mendukung kemandirian ekonomi serta memperluas peluang kerja.
Pelatihan yang diikuti peserta dari wilayah Kecamatan Sukagumiwang tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program pelatihan vokasi yang berbasis pada kebutuhan masyarakat dan dunia kerja.
Baca Juga:Bruno Moreira Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya, Tinggalkan Warisan 39 Gol untuk Green ForceKabupaten Indramayu Masuk 5 Besar EPPD Nasional, Bupati Lucky Hakim Diusulkan Terima Satyalancana Karya Bhakti
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Indramayu melalui Kepala UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Indramayu, Sukirman menyampaikan, pelatihan berbasis masyarakat menjadi salah satu instrumen strategis dalam meningkatkan kemampuan dan daya saing tenaga kerja lokal.
Menurutnya, keterampilan yang diperoleh peserta selama pelatihan, diharapkan dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang usaha mandiri maupun memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor kuliner yang terus berkembang.
“Melalui pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan dan keterampilan teknis di bidang tata boga, tetapi juga diharapkan mampu mengembangkan jiwa kewirausahaan sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru,” ujar Sukirman.
Sementara itu, Camat Sukagumiwang, Mohamad Mulya Setiawan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, pelatihan keterampilan merupakan langkah nyata dalam mendukung pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kesejahteraan warga.
Ia berharap, seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh agar ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara optimal, baik untuk kebutuhan bekerja maupun berwirausaha.
“Sektor kuliner memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan karena kebutuhan pasar yang terus meningkat,” ujarnya.
Pelatihan Berbasis Masyarakat Sub Kejuruan Tata Boga ini dijadwalkan berlangsung dengan materi yang mencakup pengolahan makanan, teknik penyajian, hingga pengenalan dasar-dasar usaha kuliner. Selain mendapatkan pembelajaran teori, peserta juga diberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung guna meningkatkan keterampilan yang aplikatif.
Baca Juga:Wujudkan Ketahanan Pangan, KWT Sekar Tani Tanam Ratusan Bibit Cabai RawitRelawan Literasi Indramayu Siap Dukung Program Relima 2026 Menuju Generasi Emas 2045
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Indramayu berharap dapat melahirkan tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendorong tumbuhnya pelaku usaha baru yang dapat berkontribusi terhadap perekonomian daerah. (oni)
