2021-2022 IAIN Diproyeksikan Jadi UIN

IAIN-Syekh-Nurjati-1
IAIN Syekh Nurjati Cirebon.
0 Komentar

CIREBON – Tahun 2021, IAIN Syekh Nurjati Cirebon diproyeksikan bertransformasi menjadi Universitas Islam Negeri (UIN). Namun, untuk merealisasikan itu, ada beberapa tahapan yang perlu ditempuh.
Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr H Sumanta MAg mengatakan, upaya transformasi menjadi UIN adalah agenda besar bagi civitas akademika. “Harapan besar ini sudah ada jalan terang,” kata Sumanta, kepada Radar Cirebon, Rabu (30/9).
Berdasarkan Peraturan Menteri Agama (PMA) 15/2014 tentang Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi Keagamaan, ada beberapa tahapan yang mesti dilalui sebelum ditetapkan. Yakni presentasi, visitasi, sidang pleno di Kementerian Agama.
Kemudian dilanjutkan proses di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), presiden, dan kemudian ditetapkan sebagai UIN melalui keputusan presiden (kepres).
“Saat ini kita sudah melakukan presentasi. Tinggal menunggu tahapan selanjutnya, yaitu visitasi,” kata Sumanta, kepada Radar Cirebon, Rabu (30/9).
Sejauh ini, kata Sumanta, progres alih status menjadi UIN berjalan dengan baik. Terlebih beberapa persyaratan sebagimana yang diatur dalam PMA 15/2014 juga sudah dipenuhi.
Secara kuantitas mahasiswa misalnya, IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah memiliki lebih dari 12 ribu mahasiswa. Melebihi minimal yang disyaratkan, yakni 10 ribu. Selain itu, jumlah profesor atau guru besar, rasio dosen, dan kepemilikan lahan juga telah terpenuhi. “Dari sisi kualitas dan kuantitas kita sudah memenuhi persyaratan,” ungkapnya.
Saat ini IAIN Syekh Nurjati untuk jenjang S1 memiliki 24 program studi dan 5 diantaranya sudah terakreditasi A. Di jenjang S2 ada 4 program studi, dan S3 ada 1 program studi. Dari sisi penerimaan mahasiswa baru masuk dalam peringkat 4 terbanyak.
Sumanta menambahkan, untuk jurnal di SINTA menduduki urutan kedua se-Indonesia, rasio dosen, profesor, kepemilikan lahan, dan faktor lainnya cukup mendukung. “IAIN Syekh Nurjati Cirebon memang layak untuk segera menjadi UIN,” tandasnya.
Dalam upaya perubahan status ini, pihaknya ingin memenuhi ekspektasi masyarakat dalam perluasan akses pendidikan. Jika IAIN Syekh Nurjati Cirebon telah berubah menjadi UIN, maka program studi di kampus ini tidak hanya terkait dengan bidang keagamaan, namun juga terdapat prodi umum.
Namun demikian menurutnya, perluasan akses pendidikan yang memadukan bidang keagamaan dengan bidang umum tidak lantas membuat bidang keagamaan yang menjadi ruh pendidikan tinggi keagamaan islam negerei (PTKIN) menjadi tersisih.

0 Komentar