TI Kota Cirebon Gelar Seleksi PPLPD Selama Dua Hari

PON XXI 2024 Aceh–Sumatra Utara
SELEKSI LANGSUNG: Bayu Firmansyah, pelatih Taekwondo PON XXI 2024 Aceh–Sumatra Utara, menjadi tim seleksi PPLPD Taekwondo Indonesia (TI) Kota Cirebon, Minggu (18/1). Foto: TI FOR RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON – Taekwondo Indonesia (TI) Kota Cirebon menggelar seleksi pelatcab atlet poomsae dan kyorugi kadet, junior, serta Tim PPLPD Taekwondo Kota Cirebon. Seleksi digelar selama dua hari, Sabtu–Minggu (17–18/1/2026).

Kegiatan seleksi tersebut berlangsung di Gedung Pemuda Kota Cirebon dan diikuti puluhan atlet muda dari berbagai dojang di wilayah Kota Cirebon.

Total peserta yang mengikuti proses seleksi mencapai 94 atlet. Jumlah tersebut terdiri dari 72 atlet kategori kyorugi dan 22 atlet kategori poomsae.

Baca Juga:Wakil Bupati Minta UMKM Indramayu Terus Didukung Bank IndonesiaGudang Plastik di Ciawigebang Terbakar, Pemiliknya Rugi Segini

Untuk memastikan kualitas seleksi berjalan optimal, TI Kota Cirebon melibatkan Bayu Firmansyah, pelatih Taekwondo PON XXI 2024 Aceh–Sumatra Utara, khusus menangani penilaian kategori kyorugi.

Sedangkan yang menyeleksi atlet poomsae, dilakukan oleh Heriyanto, juga pelatih taekwondo PON XXI 2024 Aceh–Sumatra Utara.

Dalam proses seleksi, Bayu Firmansyah menegaskan bahwa penilaian tidak hanya berfokus pada hasil pertandingan semata, tetapi juga mencakup aspek teknik dasar, kecepatan, ketepatan serangan, mental bertanding, serta potensi perkembangan atlet ke depan.

Menurutnya, atlet yang terpilih nantinya harus memiliki fondasi teknik yang kuat serta kesiapan fisik dan mental untuk dibina dalam jangka panjang.

“Yang kami cari bukan hanya atlet yang menang hari ini, tetapi atlet yang punya potensi berkembang dan siap dibina secara berkelanjutan. Sikap, disiplin, dan semangat berlatih juga menjadi pertimbangan penting,” ujar Bayu.

Ia menambahkan, pembinaan usia pelajar merupakan tahapan krusial dalam mencetak atlet berprestasi di level provinsi maupun nasional.

Oleh karena itu, seleksi PPLPD harus dilakukan secara objektif dan ketat agar atlet yang terjaring benar-benar sesuai dengan kebutuhan program pembinaan.

Baca Juga:Heboh! Puskesos Cirebon Usulkan Rumah Penerima Bansos Diberi Label KhususPerkuat Silaturahmi Antarkampus, UMK Studi Banding ke Himatik IPB Cirebon

Sementara itu, Sekretaris Umum TI Kota Cirebon, Suwiriyadi, menyampaikan bahwa seleksi PPLPD kali ini merupakan agenda rutin yang bertujuan menjaring bibit-bibit unggul taekwondo sejak usia dini.

Ia berharap, melalui program PPLPD, Kota Cirebon dapat melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di tingkat Jawa Barat hingga nasional.

“PPLPD kali ini sudah memasuki tahun ketiga. Ini menjadi wadah pembinaan atlet pelajar yang terstruktur. Kami ingin memastikan bahwa atlet yang masuk nantinya benar-benar siap mengikuti program latihan yang intensif dan berkelanjutan,” kata Suwiriyadi.

0 Komentar