RADARCIREBON.ID – Beragam persoalan dirasakan langsung masyarakat Kabupaten Cirebon, mulai dari kerusakan infrastruktur, banjir, hingga layanan kesehatan.
Persoalan itu pun masuk dalam pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD tahun 2027 melalui rapat paripurna, Selasa (3/3/2026).
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dr Sophi Zulfia SH MH menegaskan, pokir yang diajukan bukan sekadar daftar usulan biasa.
Baca Juga:Heboh Pembongkaran Bangunan TK, Kuwu Guwa Kidul Klaim Sudah Ada Kesepakatan untuk Dibangun KDMPBuka Puasa Tematik dengan Hadiah Tabungan Umrah
Seluruh program tersebut merupakan hasil aspirasi masyarakat melalui reses, inspeksi mendadak (sidak), hingga rapat dengar pendapat (RDP) yang dilakukan para legislator di dapilnya masing-masing.
“Isu yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah infrastruktur jalan, penanggulangan banjir, serta persoalan pelayanan kesehatan. Semua itu kami rangkum dan ajukan sebagai program prioritas,” ujar Sophi, usai paripurna.
Ia menjelaskan, pokir memiliki peran strategis karena menjadi jembatan antara kebutuhan warga dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, seperti RKPD dan APBD.
Dengan begitu, aspirasi masyarakat tidak berhenti di ruang diskusi, melainkan bisa terintegrasi dalam program resmi pemerintah daerah.
“Pokir ini murni suara masyarakat. DPRD berkomitmen mengawal agar usulan tersebut bisa direalisasikan sesuai kebutuhan dan skala prioritas,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, menyambut baik pokir yang telah disampaikan legislatif.
Menurutnya, langkah tersebut mencerminkan sinergi yang solid antara eksekutif dan legislatif dalam membangun daerah.
Baca Juga:Arab Saudi Perketat Paket Umrah RamadanCabai Rawit Merah Tembus Rp130 Ribu/Kg, Konsumen Mengeluh, Pedagang Sebut karena Pasokan Berkurang
“Ini bentuk kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD. Dengan sinergi yang kuat, visi dan misi Kabupaten Cirebon bisa lebih cepat diwujudkan,” kata pria yang akrab disapa Jigus itu.
Ia pun berharap, pokir yang telah diajukan dapat benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon, terutama dalam menjawab persoalan mendasar yang selama ini menjadi keluhan warga. (sam)
