Sementara itu, untuk mendukung kelancaran arus mudik, Polres Cirebon Kota (Ciko) telah memasang semua sarana prasarana di sepanjang jalur arteri, dari Tengahtani hingga Mundu. Salah satu yang terlihat adalah petunjuk arah.
Sedikitnya ada 10 titik petunjuk arah yang sudah dipasang. Di antaranya, lampu merah Pemuda, lampu merah Karanggraksan, lampu merah Terminal, lampu merah Perumnas, Kalijaga-Pegambiran, hingga wilayah Krucuk.
Tidak hanya itu, sebanyak 12 u-turn juga sudah dipasang beton untuk ditutup, tujuannya agar tidak bisa dipindahkan oleh masyarakat. “Pemudik sudah ada yang melintas, tetapi jumlahnya belum terlalu banyak. Kendati demikian, kami tetap melakukan antisipasi dengan menyiagakan personel yang bertugas di posnya masing-masing,” kata Kapolres Cirebon Kota (Ciko) AKBP Eko Iskandar.
JANGAN MENUMPUK DI HARI TERTENTU
Baca Juga:Gus Yaqut Ditahan KPK, Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024Arus Mudik Bergerak, Hari Ini Mulai Mengalir di Jalur Pantura Cirebon, Petugas Sudah Siaga di Pos
Sementara itu, Menko PMK Pratikno menyampaikan bahwa potensi pergerakan masyarakat pada mudik tahun ini diperkirakan sangat besar. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik diprediksi mencapai lebih dari 143 juta orang.
“Prediksi puncak arus mudik diperkirakan pada 18 Maret 2026 dan arus balik sekitar 29 Maret 2026. Namun kami berharap arus mudik dapat tersebar di beberapa hari karena rentang waktunya cukup Panjang,” kata Pratikno saat meninjau langsung kesiapan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, Jumat (13/3/2026).
Pratikno sendiri didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Mendagri Tito Karnavian, Menhub Dudy Purwagandhi, Panglima TNI Agus Subiyanto, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menteri PPPA Arifah Fauzi, serta Gubernur Banten Andra Soni.
Kata Pratikno, periode mudik tahun ini dimulai dari akhir pekan, lalu dilanjutkan dengan kebijakan flexible working arrangement (FWA) bagi ASN, cuti bersama, Hari Raya Nyepi, hingga Idulfitri. Dengan rentang waktu yang panjang tersebut, pemerintah berharap pergerakan pemudik tidak menumpuk pada hari tertentu.
Ia menambahkan, berbagai inovasi telah disiapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah juga tetap mengantisipasi potensi kendala seperti faktor cuaca serta kondisi lain yang tidak terduga. “Ini kerja bersama seluruh pihak agar mudik dan arus balik berjalan aman, nyaman, lancar, dan selamat,” ujarnya.
