Ketua Panitia Pembangunan Sekretariat Bersama HMI-KAHMI Majalengka, Yoyo Darwayo, mengatakan panitia membuka donasi bagi alumni dan pihak lain yang ingin berkontribusi.
Menurut dia, dukungan tersebut diperlukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai target dan ditargetkan rampung pada 2027.
“Kita membuka donasi bagi para alumni untuk menyukseskan pembangunan sekretariat. Target kita selesai pada 2027,” ujar Yoyo.
Baca Juga:Dutuduh Membuhuh di UEA, PMI Asal Majalengka Ditahan 12 Tahun Masih Menanti Kepastian HukumProton FC Siap Tancap Gas di PFL Indonesia, Diperkuat Squad Baru
Semangat gotong royong juga terlihat dalam prosesi peletakan batu pertama. Prosesi dipimpin Oom Somara De Uci yang akrab disapa Agan Oom.
Peletakan batu pertama dilakukan secara simbolik menggunakan kain putih. Sejumlah material bangunan, seperti batu, pasir, tanah, dan semen, dikumpulkan di atas kain tersebut.
Perwakilan Presidium KAHMI, pengurus HMI, senior, dan alumni kemudian bersama-sama memegang kain berisi material bangunan tersebut. Setelah mengucapkan basmalah, material dimasukkan ke dalam lubang yang telah disiapkan sebagai simbol dimulainya pembangunan Sekretariat Bersama HMI-KAHMI Majalengka.
Prosesi tersebut mengambil simbol penggunaan kain dalam pembangunan Ka’bah. Setelah material dimasukkan, masing-masing perwakilan membasuh kain yang berada di dalam lubang dengan air. Rangkaian peletakan batu pertama kemudian ditutup dengan doa bersama.
Bagi HMI dan KAHMI Majalengka, sekretariat permanen diharapkan menjadi rumah bersama lintas generasi. Di tempat tersebut, aktivitas organisasi, kaderisasi, diskusi, konsolidasi alumni, hingga kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat berlangsung secara berkesinambungan.
Pembangunan sekretariat sekaligus menandai babak baru perjalanan HMI-KAHMI di Majalengka. Setelah bertahun-tahun berpindah tempat, keluarga besar kedua organisasi tersebut kini mulai membangun ruang permanen yang diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi sekaligus warisan bagi generasi kader berikutnya. (bae)
