Meski demikian, Totong memastikan perbaikan Jalan Wahidin tetap ditargetkan terealisasi tahun ini. Dengan sisa waktu sekitar tiga bulan dalam tahun anggaran berjalan, ia menilai waktu pelaksanaan masih mencukupi.
“Yang jelas tahun anggaran sekarang kan kita masih ada tiga bulan. Tiga bulan itu untuk pelaksanaan perbaikan jalan masih cukup sebetulnya,” ujarnya.
Jalan Wahidin menjadi salah satu ruas yang mendapat perhatian karena kondisi konstruksinya mengalami banyak kerusakan. Ruas jalan yang akan ditangani memiliki panjang sekitar 1,19 kilometer dengan lebar rata-rata 16 hingga 17 meter.
Baca Juga:Cegah Perceraian, Selamatkan Rumah Tangga Sebelum TerlambatGencarkan Sosialisasi "Gas Nikah di KUA", Tawarkan Layanan Nikah Gratis
“Kalau lihat progres, pasti dilaksanakan tahun ini. Panjang penanganan jalan itu 1,19 kilometer,” kata Totong.
Melihat kondisi konstruksi yang mengalami banyak kerusakan, penanganan Jalan Wahidin kemungkinan tidak hanya berupa pelapisan ulang. Sejumlah bagian jalan diperkirakan perlu direkonstruksi sebelum dilakukan pengaspalan kembali.
“Ada kemungkinan nanti agak sedikit rekonstruksi. Jadi nanti ada proses cutting dulu, semua di-cutting, setelah cutting baru nanti digelar ulang,” katanya.
Untuk penanganan Jalan Wahidin, anggaran yang disiapkan sekitar Rp7,6 miliar. Anggaran tersebut mencakup pekerjaan perbaikan jalan dan marka jalan.
Sementara pelaksanaan pekerjaan serta penyediaan anggaran menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pemkot Cirebon dalam program tersebut berperan sebagai penerima hasil pekerjaan.
“Anggarannya sekitar Rp7,6 miliar, untuk perbaikan jalan dan marka jalan. Pelaksanaan dan penyediaannya dari pusat. Kita hanya sebagai penerima hasil,” pungkasnya. (cep)
