RADARCIREBON.ID – Data keanggotaan partai politik (parpol) tak boleh dibiarkan usang. Karena itu, KPU Kabupaten Cirebon melakukan komunikasi dengan partai politik. Kemarin, KPU menyambangi Sekretariat DPC PKB Kabupaten Cirebon.
Tujuannya, memastikan data kepengurusan, keanggotaan hingga sekretariat sesuai kondisi terbaru. Langkah itu dilakukan melalui sosialisasi Pemutakhiran Data Secara Berkelanjutan.
Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Esya Karnia Puspawati SH mengatakan, koordinasi dengan PKB antara lain membahas pemutakhiran data parpol.
Baca Juga:MICE dengan Konsep One Stop DestinationFestival Literasi Dorong Budaya Baca dan Inovasi
Menurutnya, terdapat empat elemen yang menjadi perhatian, yakni kepengurusan parpol secara berjenjang, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk kepengurusan di tingkat kecamatan.
Selanjutnya, keterwakilan perempuan minimal 30 persen, keanggotaan, serta kesekretariatan. Untuk keanggotaan, partai diminta melaporkan anggota yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS), termasuk yang telah meninggal dunia.
“Yang menjadi titik tekan kita tadi adalah tentang keanggotaan yang sudah TMS. Sebab, data itu berkaitan dengan program nasional pemutakhiran data pemilih berkelanjutan,” ujar Esya.
Terakhir, KPU juga melakukan pengecekan terkait kesekretariatan partai politik. Untuk DPC PKB Kabupaten Cirebon, kata Esya, status sekretariat tidak menjadi persoalan, karena telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM).
“Kalau PKB kan sudah jelas, sudah SHM ya, itu tidak menjadi persoalan,” katanya.
Ketua DPC PKB Kabupaten Cirebon, Jamil Abdul Latief Lc mengatakan, komunikasi dengan penyelenggara pemilu penting dilakukan sejak dini.
Menurutnya, KPU merupakan mitra strategis bagi partai politik sebagai peserta pemilu. Karena itu, kedatangan jajaran penyelenggara pemilu tersebut diterima dengan baik oleh PKB.
Baca Juga:Perbaikan Jalan Wahidin Kota Cirebon, Anggaran Rp7,6 MiliarDinkes Pantau Berkala Kasus ISPA, Pasien Melonjak, Pastikan Belum Mengarah ke KLB
“KPU ini kan mitra strategis kita selaku parpol peserta pemilu, mereka datang berkunjung, ya kita sambut,” katanya.
Ia pun membenarkan bahwa agenda utama kunjungan KPU berkaitan dengan sosialisasi Pemutakhiran Data Secara Berkelanjutan.
“Sosialisasi itu penting dilakukan mengingat tahapan pemilu mulai mendekat. Maka KPU mensosialisasikan kepada kita terkait pemutakhiran data,” pungkasnya. (sam)
