RADARCIREBON.ID -Upaya meningkatkan minat baca dan membangun budaya literasi di Kabupaten Cirebon terus dilakukan.
Salah satunya melalui Festival Literasi Kabupaten Cirebon 2026 yang digelar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Cirebon.
Festival yang mengambil tema “Merangkai Literasi, Menumbuhkan Inovasi, Mengukir Prestasi” dan berlangsung hingga 24 September tersebut, menghadirkan berbagai kegiatan literasi, mulai dari pameran, bazar buku, perlombaan, seni budaya hingga aktivitas edukatif.
Baca Juga:Cegah Perceraian, Selamatkan Rumah Tangga Sebelum TerlambatGencarkan Sosialisasi "Gas Nikah di KUA", Tawarkan Layanan Nikah Gratis
Selain bazar buku, sejumlah sekolah turut menampilkan stan pameran literasi. Pelaku UMKM juga ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Pembukaan festival ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Cirebon Drs H Imron MAg setelah disambut pertunjukan tari tradisional.
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg mengatakan, budaya membaca menjadi salah satu kunci untuk membangun masyarakat yang memiliki pengetahuan dan wawasan.
Menurutnya, masyarakat yang ingin maju harus memiliki pengetahuan yang cukup. Salah satu cara untuk memperluas pengetahuan tersebut adalah dengan membiasakan diri membaca.
“Kalau masyarakat ingin sejahtera, negara ingin maju, rumusnya satu, yaitu masyarakatnya kudu pinter. Masyarakat kudu pinter, yaitu harus sering membaca,” kata Imron.
Sementara itu, Kepala Disarpus Kabupaten Cirebon Mohamad Fery Afrudin SSTP mengatakan, Festival Literasi 2026 dirancang untuk mendorong peningkatan minat baca masyarakat.
Selain perlombaan, festival juga diisi kegiatan seni budaya, pameran dan penyediaan bahan bacaan melalui bazar buku.
Baca Juga:Komisi III DPRD Perkuat Sarana Pengolahan Sampah4 Faktor Pemicu Perceraian di Kabupaten Cirebon
“Melalui kegiatan ini tentunya diharapkan dapat meningkatkan, menumbuhkan dan meningkatkan minat baca masyarakat, budaya gemar membaca dari masyarakat,” kata Fery.
Festival Literasi juga diisi launching Gerakan Wakaf Buku ASN dan soft launching Kafe Literasi.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke stan pameran serta pemberian penghargaan kepada peserta dan pemenang lomba, di antaranya lomba bertutur dan resensi buku. (irfan/adv)
