Dari Kedawung hingga Babakan, Dua Perempuan Tewas Tragis, Satu Ditusuk Ponakan, Satu Masih Misterius

Insiden 24 jam
PERISTIWA PIDANA: Jenazah AS dimakamkan di TPU Simaja, Desa Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Jumat (25/9/2026). Foto: Cecep Nacepi-Istimewa/Radar Cirebon
0 Komentar

Setelah mendapat perawatan, kondisi kedua korban sempat membaik sehingga diperbolehkan pulang. Namun kondisi AS kemudian kembali menurun hingga akhirnya dibawa lagi ke rumah sakit dan meninggal dunia. Sementara RH kini dalam kondisi stabil dan menjalani pemulihan di rumahnya yang berada tidak jauh dari kediaman AS.

Polisi menyebut keluarga korban meminta kasus ini diproses melalui jalur hukum. SM kini telah ditahan dan dijerat Pasal 468 tentang penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

PERISTIWA DI CIREBON TIMUR

Sementara itu, peristiwa berbeda terjadi di wilayah Cirebon Timur, tepatnya di Desa Babakan Gebang, Kecamatan Babakan. Karningsih alias Bu Nining (66), ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Kamis (24/9/2026) menjelang Magrib sekitar pukul 18.00 WIB.

Baca Juga:PDAM Disorot, DPRD Siapkan RDP, Warga Resah Tagihan Air MembengkakMengamati Pembelian Pertalite Beberapa Hari Terakhir Ini di Cirebon, Masuk Antrean Panjang atau Cari SPBU Lain

Bu Nining merupakan istri dari Dokter Edi. Kuwu Desa Babakan Gebang Yeni Setiati mengatakan dirinya mendapat informasi mengenai kejadian tersebut dari masyarakat dan perangkat desa. “Awalnya saya mendapat informasi dari masyarakat dan perangkat desa bahwa di rumah Pak Dokter Edi ada kejadian yang tidak wajar,” ujar Yeni.

Saat mendatangi lokasi, rumah korban sudah dipasangi garis polisi. “Saya cukup melihat dari luar karena sudah dipasang garis polisi. Kami menghormati proses pemeriksaan agar barang bukti tidak terganggu,” ujar Yeni.

Menurut Yeni, pada hari kejadian, dokter Edi disebut tetap menjalankan aktivitas seperti biasa. Sementara Karningsih berada di rumah karena sedang kurang sehat dan tidak ikut ke klinik.

Sementara itu, Satreskrim Polresta Cirebon kini masih mendalami kematian korban. Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol Irfan Alireja mengatakan penyidik masih berupaya mengungkap secara utuh apa yang terjadi di dalam rumah tersebut.

Tim Inafis telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta memeriksa sejumlah bagian rumah. Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk suami korban yang disebut pertama kali menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia. “Kami masih lakukan proses penyelidikan, kami masih berupaya mengungkap secara utuh apa yang terjadi di dalam rumah tersebut,” ujar Irfan, Jumat (25/9/2026).

0 Komentar