Mengamati Pembelian Pertalite Beberapa Hari Terakhir Ini di Cirebon, Masuk Antrean Panjang atau Cari SPBU Lain

SPBU
KOSONG DAN ANTRE: SPBU di Jalan Ciptomangunkusumo, Kota Cirebon, memasang papan bertuliskan: Produk Pertalite dalam Proses Pengiriman, kemarin. Kanan, antrean pembelian Pertalite di Jalan Brigjen Dharsono, Kota Cirebon. Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dalam beberapa hari ini, pengguna BBM subsidi jenis Pertalite di Cirebon menghadapi dua pilihan: antre panjang saat stok tersedia atau mencari SPBU lain ketika pasokan habis. Kondisi itu juga terpantau pada Kamis pagi (24/9/2026).

Pagi kemarin antrean didominasi sepeda motor, meski sejumlah mobil juga terlihat mengisi Pertalite. Seperti di SPBU 34.451.58 Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Kota Cirebon, kendaraan berjajar di area pengisian. Antrean belum sampai meluber ke badan jalan, tapi kepadatan terlihat di dalam SPBU. Kendaraan datang bergantian dan menunggu giliran.

Tak jauh dari lokasi tersebut, situasinya berbeda. SPBU 34.451.57 memasang papan bertuliskan: Produk Pertalite dalam Proses Pengiriman. Stok belum tersedia saat pemantauan. Sementara dispenser BBM nonsubsidi tetap melayani konsumen. “Paling agak siangan datangnya,” kata operator SPBU perempuan yang berjaga.

Baca Juga:Edo: Uji Publik Diundur Lagi, Sebut Setiap Tahapan KPBU APJ Harus Dapat Persetujuan dari Kantor BersamaKemarau Panjang Menguji Tradisi Nasi Jamblang, Daun Jati Makin Sulit Dicari, tapi Tak Bisa Diganti Pembungkus

Pemandangan serupa terlihat di SPBU 31.451.02 Jalan Brigjen Dharsono, Kota Cirebon. Pemberitahuan mengenai Pertalite yang masih dalam proses pengiriman terpasang di bagian depan. Jalur pengisian pun relatif lengang.

Berbeda dengan SPBU 31.451.01 yang ada di ruas yang sama. Antrean sepeda motor terlihat sejak pintu masuk dan memanjang hingga mendekati akses keluar-masuk SPBU. Bahkan sampai mengiris badan jalan.

Pengendara menunggu di bawah terik matahari, sebagian tetap berada di atas kendaraan. Di antara antrean terdapat pengemudi ojek online dan warga yang menggunakan sepeda motor untuk aktivitas sehari-hari.

Bagi mereka, ketersediaan BBM Pertalite menjadi bagian penting sebelum melanjutkan perjalanan atau bekerja. Antrean panjang itu tidak terlihat pada dispenser BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan sejumlah produk di atasnya. Jalur tersebut relatif lebih lengang.

Rani, warga yang ditemui di kawasan Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, mengatakan kondisi serupa sudah beberapa kali dilihatnya. “Kalau Pertalite ada, antreannya selalu panjang. Kalau datang terlambat, bisa saja stoknya sudah habis,” ujar Rani kepada Radar Cirebon, kemarin.

Fakhri Nur, warga yang ditemui di Jalan Brigjen Dharsono, mengatakan persoalannya bukan hanya antrean, tetapi juga ketersediaan stok yang berbeda di setiap SPBU. “Kalau tidak antre panjang, biasanya Pertalitenya yang sedang habis. Jadi kadang harus mencari SPBU lain,” katanya.

0 Komentar