Polres Majalengka Respons Keluhan Warga soal Minimnya Rambu

Jajaran Satlantas Polres Majalengka bersama Polsek Sumberjaya mengecek fasilitas keselamatan lalu lintas
Jajaran Satlantas Polres Majalengka bersama Polsek Sumberjaya mengecek fasilitas keselamatan lalu lintas di Jalan Raya Nasional Cirebon-Bandung setelah menerima keluhan warga terkait minimnya rambu dan kerusakan warning light.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Polres Majalengka menindaklanjuti keluhan warga terkait minimnya rambu lalu lintas dan rusaknya warning light (lampu peringatan) di jalur rawan kecelakaan. Jajaran Satlantas Polres Majalengka bersama Polsek Sumberjaya turun langsung mengecek kondisi Jalan Raya Nasional Cirebon-Bandung.

Pengecekan dilakukan untuk memastikan fasilitas keselamatan lalu lintas berfungsi dengan baik. Petugas juga memasang rambu peringatan di sejumlah titik yang dinilai membutuhkan perhatian pengendara.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut laporan masyarakat yang disampaikan melalui hotline Kapolres Majalengka.

Baca Juga:19.349 KPM Majalengka Terindikasi Judol, Jatiwangi Tertinggi, Disusul Cikijing dan Malausna Penutupan HUT ke-25 Partai Demokrat, Puluhan Kader Kuningan Ikuti Aksi Sosial Donor Darah

Kapolres Majalengka AKBP Muhammad Aldy Sulaiman melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata Surya mengatakan, kepolisian langsung merespons laporan warga dengan melakukan pengecekan di lapangan.

“Respons terhadap keluhan masyarakat kami tindak lanjuti dengan pengecekan fasilitas keselamatan lalu lintas, pemasangan rambu rawan kecelakaan, serta koordinasi untuk perbaikan warning light,” ujar Pandu.

Selain memasang rambu peringatan, petugas memeriksa sistem kelistrikan dan komponen warning light yang mengalami kerusakan. Kepolisian juga berkoordinasi dengan PT Pertamina karena fasilitas tersebut berada di lingkungan atau akses milik Pertamina.

“Koordinasi dilakukan untuk mendukung perbaikan teknis sehingga lampu peringatan dapat kembali berfungsi dan memberikan informasi dini kepada pengguna jalan,” katanya.

Menurut Pandu, pemasangan rambu menjadi langkah cepat untuk memberikan panduan visual kepada pengendara yang melintasi kawasan rawan kecelakaan. Sementara perbaikan warning light diharapkan dapat memperkuat sistem peringatan keselamatan di jalur nasional tersebut.

Polres Majalengka menyebut penanganan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan.

“Respons tersebut juga memperlihatkan bahwa laporan masyarakat melalui hotline dapat menjadi pintu masuk bagi kepolisian untuk mengidentifikasi persoalan fasilitas keselamatan di lapangan dan segera mengambil langkah penanganan,” imbuhnya.

Baca Juga:Warga Jatisawit Lor Jatibarang Serbu GPMAktivasi Aplikasi IKD Masih Rendah, Digitalisasi Adminduk Terkendala Handphone

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, PT Pertamina, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pembenahan fasilitas keselamatan di jalur Cirebon-Bandung. Dengan demikian, kewaspadaan pengendara meningkat dan perjalanan masyarakat menjadi lebih aman. (ono)

0 Komentar