RADARCIREBON.ID– Dua peristiwa kebakaran rumah terjadi di Kabupaten Kuningan. Kebakaran melanda rumah warga di Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru, dan Desa Tundagan, Kecamatan Hantara. Sejumlah harta benda hangus terbakar, sementara seorang warga dilaporkan mengalami luka bakar.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan, Indra Bayu Permana, menyampaikan bahwa kebakaran di Desa Rambatan terjadi pada Senin (28/9) sekitar pukul 07.30 WIB. Api diduga berasal dari tungku atau hawu yang digunakan untuk memasak air.
Percikan api kemudian menyambar tumpukan kayu bakar dan barang-barang mudah terbakar hingga merambat ke bagian dapur rumah milik Entin Kuswartini (56).
Baca Juga:Bakti Kolaborasi PDKB Libatkan 223 PersonelKukang Bertengger di Jemuran Warga, Damkar Kuningan Berhasil Evakuasi
Rumah permanen berukuran 18 x 8 meter itu mengalami kerusakan pada bagian dapur seluas sekitar 3 x 6 meter. Sejumlah barang, termasuk pakaian dan peralatan elektronik, turut hangus terbakar.
Warga setempat bergotong royong memadamkan api hingga berhasil dikendalikan sekitar pukul 08.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Rumah itu dihuni satu keluarga dengan empat jiwa.
Sementara itu, kebakaran juga melanda rumah milik Juharni (57) di Desa Tundagan, Kecamatan Hantara. Peristiwa tersebut mengakibatkan satu unit rumah permanen berukuran 12 x 9 meter beserta sejumlah harta benda di dalamnya terbakar.
Selain pakaian dan barang elektronik, empat unit sepeda motor turut hangus. Seorang anggota keluarga, Rodiana (23), mengalami luka bakar pada telapak kaki dan dilarikan ke RS Umum 45 Kuningan untuk mendapatkan penanganan medis.
Akibat kejadian itu, penghuni rumah terpaksa mengungsi sementara ke kediaman Rosinah, yang masih berada di sekitar lokasi kejadian.
Dalam penanganan kedua peristiwa tersebut, BPBD Kuningan menerjunkan tim asesmen dan menyalurkan bantuan logistik bagi para korban. Petugas juga berkoordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, serta instansi terkait.
BPBD turut mengidentifikasi kebutuhan darurat berupa material bangunan, untuk membantu pemulihan rumah yang terdampak kebakaran. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat menggunakan tungku maupun peralatan listrik.
Baca Juga:BPBD Kuningan Memperkuat Kapasitas Pegawai dan Relawan Melalui Pelatihan MitigasiLapas Kuningan Libatkan Warga Binaan Kerja Bakti
“Pastikan sumber api dan instalasi listrik dalam kondisi aman. Jauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar untuk meminimalkan risiko kebakaran,” pungkasnya. (ags)
