RADARCIREBON.ID–Seekor kukang mendadak muncul di area rumah warga di Kelurahan Purwawinangun, Kabupaten Kuningan. Satwa liar tersebut ditemukan berada di atas jemuran pakaian sehingga membuat pemilik rumah khawatir dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasinya.
Kepala UPT Damkar Kuningan Andri Arga Kusumah menjelaskan, keberadaan kukang pertama kali diketahui Angga, pemilik rumah. Saat hendak menuju bagian depan rumah, Angga melihat satwa tersebut berada di atas jemuran pakaian.
Keluarga pemilik rumah kemudian memilih meminta bantuan petugas karena khawatir keberadaan kukang dapat menimbulkan situasi yang tidak diinginkan jika ditangani sendiri. Laporan tersebut selanjutnya diterima dan ditindaklanjuti UPT Damkar Kuningan.
Baca Juga:BNN Kuningan Periksa Urine 472 Mahasiswa UnikuDiduga Korsleting Listrik, Ruko Laundry di Luragung Terbakar
“Karena khawatir keberadaan satwa liar itu dapat menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, keluarga pemilik rumah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada UPT Damkar Kuningan,” ungkapnya, Kamis (24/9).
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi. Sebanyak empat anggota UPT Damkar Kuningan dikerahkan untuk melakukan penyelamatan sekaligus mengevakuasi kukang dari area rumah warga.
Andri mengatakan proses evakuasi berlangsung hingga satwa tersebut berhasil diamankan dari lingkungan permukiman. Setelah dievakuasi, kukang tidak akan dipelihara, melainkan akan dikembalikan ke habitat yang sesuai.
“Petugas sudah berhasil mengevakuasi satwa tersebut dari area rumah warga. Kukang selanjutnya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya,” katanya.
Menurut Andri, penanganan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan warga sekaligus kondisi satwa. Evakuasi diperlukan agar kukang tidak mengalami gangguan selama berada di lingkungan permukiman dan warga tidak mengambil tindakan sendiri yang berisiko.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba menangkap atau menangani satwa liar yang masuk ke lingkungan rumah, terutama apabila satwa tersebut berpotensi membahayakan manusia maupun dirinya sendiri.
Andri menegaskan UPT Damkar Kuningan siap membantu masyarakat dalam penanganan satwa liar yang masuk ke permukiman. Masyarakat diminta segera menghubungi petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan cara yang aman.
Baca Juga:Pajak Daerah Tembus 65 Persen, Bapenda Kuningan Kejar Rp77 MiliarOkupansi Hotel Menurun, PHRI Jawa Barat Dorong Konektivitas Paket Wisata Antardaerah
“Bagi masyarakat yang membutuhkan layanan penyelamatan dan evakuasi, dapat menghubungi kami,” pungkasnya. (ags)
