RADARCIREBON.ID – Masyarakat kembali diingatkan untuk tidak sembarangan membakar sampah, terutama di sekitar rumah dan permukiman saat musim kemarau. Kondisi cuaca yang kering ditambah hembusan angin kencang dapat membuat api dari pembakaran sampah dengan cepat merambat dan memicu kebakaran.
Peristiwa tersebut terjadi di Blok 19, Desa Kartanegara, Kecamatan Haurgeulis. Sebuah rumah warga mengalami kebakaran pada Kamis (1/10) pagi sekitar pukul 06.00 WIB. Kobaran api menghanguskan sebagian bangunan rumah dan menyebabkan pemilik mengalami kerugian yang diperkirakan mencapai Rp25 juta.
Petugas pemadam kebakaran kemudian mendapat laporan dan bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Tim Damkar tiba sekitar pukul 07.00 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman guna mencegah api semakin meluas serta membahayakan bangunan maupun lingkungan di sekitar lokasi.
Baca Juga:PKKMB STMIK IKMI, 231 Mahasiswa Baru Bersiap Kenali Dunia KampusLongrich Jadi Magnet Investasi Cirebon Timur dan Buka Peluang Kerja Baru
Danru 2 Damkar Pos Patrol, Arih Ropianto mengatakan, proses pemadaman dan penanganan kebakaran membutuhkan waktu sekitar satu jam. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas kemudian memastikan kondisi di lokasi aman.
“Tim sampai di lokasi sekitar pukul 07.00 WIB, kami langsung lakukan pemadam dan membutuhkan waktu sekitar satu jam-an pukul 08.15 selesai dan dinyatakan aman,” ujar Arih Ropianto.
Mengenai penyebab kebakaran, Arih menjelaskan berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan di sekitar rumah. Kondisi lingkungan yang kering selama musim kemarau, ditambah dengan angin yang cukup kencang, membuat api dari pembakaran sampah mudah merambat hingga mencapai bangunan rumah warga.
“Diduga api dari pembakaran sampah itu merembet ke rumah dan api membesar hingga membakar bagian rumah,” tuturnya.
Peristiwa tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berkaitan dengan api. Pembakaran sampah yang dilakukan di dekat bangunan rumah, terutama ketika kondisi lingkungan kering, dapat berisiko menimbulkan kebakaran dan menyebabkan kerugian material.
Sementara itu, Kabid Damkar pada Satpol PP dan Damkar Indramayu, Jajat Wibisono, kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah maupun rumput kering di sekitar kawasan permukiman selama musim kemarau.
Menurutnya, aktivitas pembakaran yang tidak diawasi dengan baik dapat menjadi pemicu kebakaran, baik yang melanda rumah warga maupun lahan di sekitarnya. Karena itu, masyarakat diminta tidak menganggap sepele aktivitas membakar sampah.
