115 Rumah di Kelurahan Drajat Kota Cirebon Dapat Bantuan Bedah Rumah 

Kegiatan sosialisasi Program Bedah Rumah Merah Putih
Kegiatan sosialisasi Program Bedah Rumah Merah Putih Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Jumat (2/10/2026).
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Sebanyak 115 rumah di Kelurahan Drajat, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, dinyatakan lolos verifikasi dan validasi (verval) sebagai calon penerima bantuan Program Bedah Rumah Merah Putih Tahun Anggaran 2026.

Kepastian tersebut disampaikan dalam sosialisasi Program Bedah Rumah Merah Putih 2026 yang digelar Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama DPRKP Kota Cirebon di Kantor Kelurahan Drajat, Jumat (2/10/2026).

Lurah Drajat Daniar Rynaldi mengatakan, kegiatan tersebut diikuti calon penerima bantuan (CPB) yang sebelumnya telah melalui proses verifikasi dan validasi.

Baca Juga:Disnaker Kota Cirebon Tidak Tahu Program BSU Rp900 Ribu Pria Asal Kabupaten Garut Gasak Motor dan iPhone di Kolam Renang Surya Kadipaten

“Dari kuota awal sebanyak 121 calon penerima, sebanyak 115 dinyatakan lolos verval. Enam calon penerima tidak lolos karena terkendala dokumen kepemilikan atau status tanah,” katanya.

Menurut Daniar, program tersebut menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat di Kelurahan Drajat. Berdasarkan data kelurahan, masih terdapat 910 rumah tidak layak huni (RTLH).

Penanganan RTLH tersebut dilakukan secara bertahap. Sebanyak 13 rumah telah selesai diperbaiki, sedangkan 115 rumah lainnya kini memasuki tahapan awal melalui sosialisasi Program Bedah Rumah Merah Putih 2026.

“Dari data yang kami miliki, terdapat 910 RTLH di Kelurahan Drajat. Sebanyak 13 rumah sudah selesai diperbaiki dan 115 rumah lainnya masih dalam tahap awal sosialisasi,” ujarnya.

Daniar menegaskan, penanganan RTLH menjadi salah satu fokus Kelurahan Drajat ke depan. Pihaknya berharap program bantuan serupa dapat kembali diperoleh setiap tahun sehingga perbaikan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Ini menjadi konsentrasi kami ke depan. Mudah-mudahan setiap tahun kami bisa mendapatkan bantuan bedah rumah lagi agar persoalan hunian bisa diselesaikan secara bertahap,” pungkasnya. (cep)

0 Komentar