Sehari, Damkar Indramayu Tangani Dua Insiden Kebakaran 

Petugas Damkar Indramayu sedang memadamkan api yang membakar TPS
Petugas Damkar Indramayu sedang memadamkan api yang membakar TPS di Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, Minggu (4/10). foto: ANANG SYAHRONI/RADAR INDRAMAYU
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Dua insiden kebakaran terjadi di Kabupaten Indramayu dalam sehari. Kebakaran pertama melanda sebuah gudang di Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, pada Sabtu (3/10) tengah malam. Dalam kejadian tersebut, api tidak hanya menghanguskan gudang penyimpanan, tetapi juga membakar dua unit sepeda motor dan satu unit sepeda listrik yang berada di dalam bangunan.

Kebakaran kedua terjadi di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang berada di Blok Kenanga, Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra, pada Minggu (4/10) pagi sekitar pukul 08.31 WIB. Kebakaran di lokasi tersebut diduga terjadi akibat sampah yang dibakar oleh oknum yang kemudian meninggalkan lokasi tanpa melakukan pengawasan.

Danru 1 Mako Indramayu, Hendri mengatakan, kebakaran gudang di Desa Kedungwungu, Kecamatan Krangkeng, diduga dipicu korsleting listrik. Percikan akibat gangguan arus listrik tersebut kemudian menyebabkan api membakar bagian ruang gudang.

Baca Juga:Golkar Bidik Tambah Kursi, Asep Eka Dapat Diskresi Tiga PeriodePolsek Kapetakan Ungkap Curanmor Lewat Pelacakan GPS

“Yang terbakar itu gudang penyimpanan, dua unit sepeda motor dan satu unit sepeda listrik yang berada dalam gudang ikut terbakar,” ujar Hendri.

Saat kejadian, pemilik gudang yang terbangun setelah mengetahui adanya kebakaran berupaya melakukan pemadaman bersama warga sekitar. Mereka menggunakan peralatan seadanya untuk mengendalikan kobaran api sambil menunggu petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Indramayu tiba di lokasi.

Petugas Damkar kemudian melakukan penanganan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali membesar. Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan, penanganan kebakaran tersebut dinyatakan selesai sekitar pukul 01.38 WIB.

“Kita selesai melakukan penanganan sekitar pukul 01.38 WIB, tidak ada korban jiwa ataupun luka, hanya kerugian materiil,” jelas Hendri.

Sementara itu, kebakaran kedua terjadi di TPS yang berada di Blok Kenanga, Desa Sumuradem Timur, Kecamatan Sukra. Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah yang dilakukan oleh seseorang tanpa pengawasan. Kondisi cuaca yang kering dan hembusan angin kencang membuat kobaran api dengan cepat merambat ke tumpukan sampah lainnya.

Danru 2 Damkar Pos Patrol, Arih Ropianto, mengatakan pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran TPS tersebut sekitar pukul 08.30 WIB dari salah seorang warga. Karena lokasi kebakaran berada di dekat area yang berpotensi terdampak, petugas segera bergerak menuju lokasi untuk mencegah api merambat ke area lain, termasuk permukiman warga.

0 Komentar