Golkar Bidik Tambah Kursi, Asep Eka Dapat Diskresi Tiga Periode

Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka
Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka menjadi momentum konsolidasi sekaligus peneguhan kepemimpinan Asep Eka Mulyana untuk periode ketiga.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kabupaten Majalengka menjadi momentum konsolidasi menghadapi agenda politik mendatang. Asep Eka Mulyana memperoleh diskresi untuk kembali memimpin Golkar Majalengka hingga tiga periode.

Musda yang digelar di Islamic Center, Minggu (4/10/2026), dihadiri Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat H Daniel Mutaqien Syafiuddin, Bupati Majalengka Eman Suherman, Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, jajaran Fraksi Golkar DPRD, serta sejumlah tokoh politik dan unsur Forkopimda.

Daniel Mutaqien mengatakan, diskresi kepada Asep didasarkan pada pertimbangan objektif dan subjektif. Salah satu pertimbangan objektif adalah peningkatan perolehan kursi legislatif Golkar selama kepemimpinan Asep.

Baca Juga:Polsek Kapetakan Ungkap Curanmor Lewat Pelacakan GPSUntag Cirebon Gelar PKPA Angkatan IV

“Alasan objektifnya karena pada saat kepemimpinan beliau, kursi Golkar juga bertambah dari periode pertama maupun periode kedua,” ujar Daniel.

Selain capaian politik, Daniel menilai Asep memiliki karakter kepemimpinan yang dinamis.

“Kalau alasan subjektifnya, beliau lincah,” katanya.

Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi tantangan bagi Asep untuk memperkuat mesin partai dan meningkatkan capaian elektoral pada pemilu mendatang.

Daniel menegaskan, konsolidasi organisasi harus menjadi prioritas agar Golkar tidak menghabiskan energi untuk konflik internal. Ia mendorong setiap perbedaan diselesaikan melalui musyawarah untuk mencapai mufakat.

“Sebetulnya kami bukan menghindari namanya demokrasi. Tetapi diutamakan tercapai mufakat dulu. Setelah itu baru bermusyawarah, agar kita bisa lebih konsentrasi menghadapi event-event pemilu yang akan datang,” ujarnya.

Menurut Daniel, Golkar Majalengka memiliki modal politik untuk berkembang. Keberadaan kader Golkar di pemerintahan daerah, termasuk Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan, diharapkan memperkuat konsolidasi partai.

“Dengan komposisi yang ada, dengan semua kekuatan yang ada, harapan saya tentu saja Golkar bisa menambah kursi minimalnya dan memenangkan kontestasi pemilu,” tegas Daniel.

Baca Juga:Pantau Udara dan Sungai, DLH Cirebon Deteksi Potensi PencemaranKesal Perbaikan Jalan Cuma 200 Meter, Warga Kroya-Karanganyar Swadaya, dalam Semalam Saja Terkumpul Rp300 Juta

Sementara itu, Asep Eka Mulyana menegaskan, Musda bukan sekadar agenda rutin lima tahunan, melainkan momentum memperkuat loyalitas kader dan kedekatan dengan masyarakat.

Ia mengingatkan kader agar tidak hanya hadir ketika momentum politik tiba, tetapi aktif menyerap aspirasi dan terlibat dalam kehidupan masyarakat.

“Partai karya harus mempertahankan loyalitas secara total demi kemajuan bangsa. Golkar harus bergerak lebih cepat, mendorong seluruh kader terbuka kepada masyarakat dan aktif menyerap aspirasi,” katanya.

0 Komentar