RADARCIREBON.ID – Kebakaran terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Assalafie, Desa Babakan, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon. Api melanda lantai empat gedung ponpes hingga menghanguskan sejumlah barang milik para santri. Kebakaran terjadi pada Minggu (4/10) malam. Dimana, bagian gedung yang terbakar merupakan lantai paling atas dengan luas sekitar 100 meter persegi. Sejumlah barang santri yang berada di lokasi ikut terbakar. Di antaranya lemari pakaian beserta isinya, kitab, buku, meja dan kursi. Sebagian material bangunan di lantai tersebut juga mengalami kerusakan. Beruntung, api tidak sampai meluas ke seluruh bagian lantai. Dari luas sekitar 100 meter persegi, area yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 42 meter persegi, sedangkan 58 meter persegi lainnya berhasil diselamatkan. Saat petugas pemadam kebakaran tiba, api sudah berhasil dipadamkan secara swadaya oleh para santri dan warga sekitar. Petugas Damkar Sektor Palimanan bersama Regu 1 Sektor Arjawinangun kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih menyala. Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Bahaya Kebakaran serta Penyelamatan (PPSP) Dinas Damkar Kabupaten Cirebon, Eno Sujana menyebut, kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sementara nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. “Api sudah dipadamkan oleh para santri dan warga. Kemudian anggota melakukan pendinginan dibantu oleh anggota Sektor Arjawinangun, dengan menggunakan 8 selang. Dikarenakan lokasi kebakaran ada di lantai 4 dan terlalu jauh dari jangkauan unit armada,” ujarnya. Petugas bersama unsur TNI-Polri, perangkat desa, santri dan warga juga melakukan pengecekan ulang setelah proses pendinginan selesai untuk memastikan lokasi aman. (awr)
Asrama Ponpes Terbakar di Ciwaringin
