RADARCIREBON.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon membangun drainase baru di kawasan Jalan Tentara Pelajar dan Pancuran untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. Saluran sepanjang sekitar 125 meter itu dirancang untuk mengalirkan air dari jalan menuju Kali Cigeujeng.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo meninjau langsung proses pembangunan drainase tersebut, Senin (12/10/2026). Dalam peninjauan itu, ia didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR), camat, lurah, serta pengurus RW setempat.
Edo mengatakan, pembangunan drainase dilakukan untuk mengatasi persoalan genangan yang kerap terjadi di kawasan tersebut. Selama ini, Jalan Tentara Pelajar belum memiliki saluran drainase yang memadai untuk mengalirkan air ke sungai.
Baca Juga:Pemkot Cirebon Perketat Pengawasan Bahan Pangan MBGAtasi Pengangguran, George Edwin Sugiharto Gelar Pelatihan Barista dan Tata Boga
“Selama ini drainase di Jalan Tentara Pelajar memang belum ada. Sekarang kita buat drainase baru yang nantinya akan mengalirkan air dari Jalan Tentara Pelajar ke Kali Cigeujeng,” ujarnya.
Menurut Edo, pembangunan saluran tersebut merupakan bagian dari pembenahan sistem aliran air agar genangan tidak terus berulang setiap musim hujan. Dengan adanya drainase baru, air dari jalan diharapkan dapat lebih cepat mengalir menuju sungai.
“Yang penting nanti air dari jalan bisa masuk ke sungai terlebih dahulu, jadi tidak tergenang di jalan raya. Kalau setiap tahun kita hanya menangani genangan di jalan, persoalannya akan terus berulang. Karena itu, airnya kita arahkan masuk ke sungai,” jelasnya.
Selain membangun drainase, Pemkot Cirebon berencana merevitalisasi dan membersihkan aliran Kali Cigeujeng.
Edo mengaku telah berkomunikasi dengan warga dan pengurus RW setempat untuk mendukung rencana tersebut.
Ia berharap masyarakat turut berpartisipasi menjaga kebersihan sungai dan membantu proses revitalisasi agar upaya mengurangi risiko banjir dapat berjalan optimal.
“Saya sudah berkomitmen dengan Bu RW agar warganya juga bisa dikerahkan untuk membantu apa yang dilakukan pemerintah dalam revitalisasi Kali Cigeujeng. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa dilaksanakan, dan saya berharap sebelum hujan turun,” katanya.
Baca Juga:Harga Telur Bebek Turun tapi Harga Pakan Melonjak, Bumdes Jagaraksa Kuningan Minta Pemerintah Turun TanganBupati Eman Diangkat sebagai Dewan Kehormatan Makom Albab
Untuk pengerukan dan pembersihan sungai, Pemkot Cirebon akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS). Langkah tersebut diperlukan karena pemerintah kota belum memiliki ekskavator amfibi yang dibutuhkan untuk menangani sedimentasi di aliran sungai.
