44 Pembina Pramuka Ikuti Kursus Mahir Tingkat Lanjutan

Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Penggalang yang diselenggarakan Kwarcab Majalengk
Sebanyak 44 peserta mengikuti Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Penggalang yang diselenggarakan Kwarcab Majalengka selama tujuh hari di SDN Karangasem, Kecamatan Leuwimunding.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Kwartir Cabang (Kwarcab) Majalengka menggelar Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan (KML) Golongan Penggalang di SDN Karangasem, Desa Karangasem, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka. Kegiatan selama tujuh hari tersebut diikuti 44 peserta untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas pembinaan kepramukaan di tingkat gugus depan.

Melalui kursus ini, peserta dibekali pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktik untuk mendukung pembinaan Pramuka Penggalang yang terarah dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut dilatarbelakangi masih terbatasnya jumlah pembina Pramuka berkualifikasi Mahir Tingkat Lanjutan di wilayah Kwartir Ranting Leuwimunding. Karena itu, peningkatan kapasitas pembina dinilai penting agar mereka mampu mengembangkan kegiatan kepramukaan sesuai kebutuhan dan karakteristik peserta didik.

Baca Juga:Pilkades 2027, Targetkan 141 Desa Gunakan Tablet DigitalImbas dari Keracunan MBG SMAN 1 Tukdana, BGN Jatuhkan Sanksi Penghentian Operasional SPPG

Wakil Ketua Bidang Binawasa Kwarcab Majalengka, Kak Anto Irianto SPd MM, mengatakan KML tidak hanya bertujuan memperdalam kompetensi kepembinaan, tetapi juga mempersiapkan peserta menjalankan tanggung jawab organisasi secara optimal, termasuk dalam pengelolaan gugus depan.

Selama kursus berlangsung, peserta mengikuti pembelajaran berdasarkan kurikulum pendidikan dan pelatihan kepramukaan bagi Pembina Pramuka Mahir Tingkat Lanjutan. Materi disampaikan melalui pemaparan, diskusi, dan praktik agar peserta mampu menerapkan pengetahuan dalam kegiatan kepramukaan.

Perpaduan teori dan simulasi juga memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengembangkan keterampilan menyusun program pembinaan, mengelola administrasi, serta merancang kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan Pramuka Penggalang.

Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kepramukaan Tingkat Cabang Majalengka, Kak Syarif Muhoyidin SPd MM, menjelaskan materi kursus meliputi pendalaman fundamental Gerakan Pramuka, administrasi gugus depan dan satuan, penyusunan program gugus depan, serta pendalaman Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK).

“Peserta juga mempelajari manajemen risiko dan simulasi kegiatan Pramuka Penggalang, termasuk pelaksanaan lomba tingkat, sebagai bekal dalam merencanakan kegiatan yang edukatif, terstruktur, dan memperhatikan aspek keselamatan,” ujarnya.

Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas serta menerapkan prinsip pembinaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, peningkatan kecakapan, dan kemandirian peserta didik.

KML juga menjadi sarana untuk memperkuat pemahaman mengenai peran strategis pembina dalam membangun gugus depan yang aktif dan berkualitas. Pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan di satuan masing-masing, baik dalam penyusunan program kerja, pelaksanaan latihan rutin, maupun kegiatan kepramukaan lainnya.

0 Komentar