RADARCIREBON.ID – Pergelaran Indramayu Expo 2026, yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Indramayu, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Indramayu. Kegiatan yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu tersebut berlangsung pada 8–14 Oktober 2025.
Hal itu terbukti dari pelaksanaan Indramayu Expo 2026 yang bukan hanya menjadi ajang bagi setiap instansi pemerintahan maupun badan usaha milik daerah (BUMD) untuk menampilkan produk unggulan, tetapi juga memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Pengunjung Indramayu Expo, Selamet Hidayat mengatakan, sebagai warga Indramayu, dirinya sangat mendukung penyelenggaraan Indramayu Expo dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Indramayu. Menurutnya, kegiatan tersebut menghadirkan panggung hiburan rakyat sekaligus menjadi wadah promosi produk unggulan daerah dari berbagai instansi, terutama dengan menyediakan tempat khusus bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Indramayu.
Baca Juga:44 Pembina Pramuka Ikuti Kursus Mahir Tingkat LanjutanPilkades 2027, Targetkan 141 Desa Gunakan Tablet Digital
”Kita bisa lihat, anak-anak dari sekolah menampilkan pertunjukan seni di panggung rakyat. Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai kuliner lokal produk UMKM,” ujarnya, Selasa (13/10).
Sebelumnya, saat membuka Indramayu Expo, Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan bahwa peringatan Hari Jadi ke-499 Indramayu menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan daerah sekaligus memperkuat komitmen pembangunan menuju lima abad Indramayu. Dengan mengusung konsep Panggung Rakyat yang menghadirkan pameran, kuliner, hiburan, edukasi, dan UMKM, kegiatan tersebut menjadi wadah promosi potensi daerah serta produk unggulan lokal.
“Peringatan ini menjadi dorongan untuk mempercepat transformasi ekonomi, mendorong sektor ekonomi, digitalisasi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui visi Indramayu REANG, yakni Religius, Ekonomi Kerakyatan, Aman, Nyaman, dan Gotong Royong (REANG),” ujarnya.
Lucky Hakim mengungkapkan bahwa Indramayu Expo bukan sekadar pameran, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan potensi daerah, mulai dari Batik Complongan, olahan mangga, hasil perikanan, teknologi tepat guna, hingga produk industri lokal. Pemerintah Kabupaten Indramayu juga terus mendorong pengembangan dunia usaha melalui kemudahan perizinan dan akses permodalan agar produk lokal semakin berdaya saing.
