RADARCIREBON.ID – Puluhan anak mengikuti lomba hafalan Pancasila dan pembacaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 dalam kegiatan Simponi Bahana Suara Perjuangan di Hardi’s Garden Coffee, Jalan Veteran, Kabupaten Kuningan, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai kebangsaan sekaligus membangun karakter dan keberanian anak sejak usia dini.
Lomba yang diselenggarakan Buana Production tersebut melibatkan peserta dari tingkat taman kanak-kanak (TK), raudhatul athfal (RA), kelompok bermain (Kober), hingga sekolah dasar (SD dan MI). Selain mengasah kemampuan menghafal dasar negara dan konstitusi, kegiatan ini memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk melatih kepercayaan diri dan keberanian tampil di depan umum.
Baca Juga:Disdik Kota Cirebon Setuju Wacana Kebijakan Tinggal KelasKRI Dewaruci di Cirebon, Masyarakat Boleh Naik
Ketua Pelaksana Simponi Bahana Suara Perjuangan, Ana Noviani, S.Pd., menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Hari Jadi Kuningan, Hari Kesaktian Pancasila, serta menyambut Hari Sumpah Pemuda. Rangkaian kegiatan ini juga bertepatan dengan peringatan ulang tahun kedua Hardi’s Garden Coffee.
Penyelenggara menghadirkan 3 juri untuk menilai penampilan peserta. Rata-rata peserta memiliki Intonasi yang sangat baik, kejelasan artikulasi (pelafalan huruf), ketepatan penekanan nada, tempo penjedaan kalimat, dan stabilitas volume suara.
Bahkan banyak diantaranya memiliki penghayatan, kepercayaan diri, hingga kerapian pakaian yang digunakan. Hal ini membuat para orang tua turut terpukau, saat putra putrinya tampil melafalkan Pancasila dan Membaca UUD 1945.
Menurut penyelenggara, selain lomba hafalan Pancasila dan UUD 1945, penyelenggara telah mengadakan lrangkaian omba lain sebelumnya, yaitu menyanyikan lagu-lagu perjuangan untuk peserta tingkat SD, SMP, dan SMA. Adapun lomba hafalan Pancasila diperuntukan bagi anak-anak TK dan SD kelas 1–3, serta pembacaan UUD 1945 untuk kategori SD kelas 4–6.
Ana mengungkapkan, respons peserta dan orang tua cukup menggembirakan meskipun publikasi kegiatan berlangsung dalam waktu relatif singkat dan bertepatan dengan sejumlah agenda lainnya.
Menurutnya, pengenalan Pancasila perlu dilakukan sejak dini karena pemahaman terhadap dasar negara merupakan bagian penting dalam membangun karakter dan nasionalisme generasi muda.
“Tujuannya menanamkan rasa nasionalisme, diawali dengan mengenalkan dasar negara kita, Pancasila, sejak anak usia dini,” ujarnya.
