Sebanyak 12 SMP Negeri di Kabupaten  Cirebon Direvitalisasi, Bupati Tekankan Kualitas Guru dan Digitalisasi

Bupati Cirebon Drs H Imron MAg didampingi Kadisdik Kabupaten Cirebon H Ronianto SPd MM
Bupati Cirebon Drs H Imron MAg didampingi Kadisdik Kabupaten Cirebon H Ronianto SPd MM saat mengadiri acara Open House Sekolah Hasil Revitalisasi di SMP Negeri 2 Suranenggala, Jumat (16/10). FOTO: DENY HAMDANI/RADAR CIREBON
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Revitalisasi 12 SMP negeri di Kabupaten Cirebon menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas sarana pendidikan. Namun, Bupati Cirebon Drs H Imron MAg menegaskan, perbaikan gedung sekolah harus diikuti peningkatan kompetensi guru dan penerapan pembelajaran berbasis digital.

Hal itu disampaikan Imron saat menghadiri Open House Sekolah Hasil Revitalisasi di SMP Negeri 2 Suranenggala, Jumat (16/10).

Kegiatan yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tersebut sekaligus menjadi momentum peninjauan hasil revitalisasi sekolah tahap pertama di Kabupaten Cirebon.

Baca Juga:Pemkab Gandeng Kejari dan Optimalkan Peran Linmas hingga Desa Guna Deteksi Persoalan Warga Sejak DiniPengacara FW Minta Polresta Cirebon Tindaklanjuti Laporan Dugaan Penipuan Kerja Sama Pengadaan Bahan Pokok

Program yang dibiayai pemerintah pusat melalui anggaran 2026 itu diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih layak, aman, dan nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Imron mengapresiasi dukungan Kemendikdasmen, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Pendidikan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.

Menurutnya, fasilitas sekolah yang memadai merupakan salah satu faktor pendukung kegiatan belajar mengajar.

Namun, kualitas pendidikan tidak cukup hanya ditentukan oleh kondisi bangunan. Kompetensi guru, metode pembelajaran, dan pembentukan karakter siswa juga harus menjadi perhatian.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Cirebon, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program revitalisasi sekolah di Kabupaten Cirebon,” ujar Imron.

Ia meminta sekolah memanfaatkan fasilitas yang telah diperbaiki secara optimal. Guru juga didorong terus meningkatkan kemampuan agar mampu menghadirkan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Imron turut menyoroti pentingnya digitalisasi pendidikan. Menurutnya, teknologi perlu dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran sekaligus mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan zaman.

Baca Juga:Revitalisasi Pasar Kanoman Belum Ada Kejelasan Hukum, Perumda Pasar Setuju DihentikanSMPN 1 Kota Cirebon Juara PERBASI Cup Kuningan 2026

Di sisi lain, penguatan karakter harus tetap berjalan seiring dengan peningkatan kemampuan akademik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Cirebon, H Ronianto SPd MM mengatakan, peninjauan dilakukan untuk memeriksa hasil pekerjaan revitalisasi tahap pertama yang mencakup 12 SMP negeri.

“Pada hari ini, kami bersama Bapak Bupati Cirebon melakukan pengecekan hasil pekerjaan revitalisasi sekolah SMP negeri tahap pertama, sebanyak 12 sekolah. Setelah pekerjaan selesai, hasilnya akan kami sampaikan atau laporkan,” kata Ronianto.

Dijelaskannya, Pemkab Cirebon berperan sebagai penerima manfaat sekaligus pihak yang mengajukan permohonan bantuan kepada Kemendikdasmen.

0 Komentar