Kekecewaan serupa dirasakan Naim, warga yang datang ke Stadion Watubelah untuk berjoging. Ia mengaku terkejut melihat perubahan kondisi lapangan yang sebelumnya masih tampak hijau.
“Duh eman-eman. Rumpute sampe kering. Padahal pengen melayu-melayu ning lapangan, malah nginjek be, sampe blolih, kien temu-temu wes kondisie mengkonon. (Duh sayang sekali. Rumputnya sampai kering. Padahal ingin lari-lari di lapangan. Tapi nginjek saja sampai tidak boleh. Sekarang taunya udah gini aja kondisinya),” keluhnya.
Bagi Naim, kondisi tersebut sangat disayangkan. Stadion semestinya menjadi ruang bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menikmati fasilitas publik yang nyaman. Namun, lapangan yang mengering justru menyisakan keprihatinan.
Baca Juga:Pilih Ketua OSIS Cuma 10 Detik, MAN 1 Cirebon Jadi Pilot Project Nasional E-VotingPria Berbusana Perempuan Live TikTok di Depan Gedung BAT Cirebon, Diamankan Polisi dan Satpol PP
“Musim kemarau mungkin menjadi salah satu penyebab, tetapi pemeliharaan tetap perlu dibuktikan melalui kondisi lapangan yang terawat,” pungkasnya. (sam)
