Misteri Mayat di TNGC Kuningan Terungkap, Pria Asal Cirebon Diduga Dibunuh Teman Sendiri

Ist 
TITIK TERANG: Polres Kuningan mengungkap kasus penemuan jasad David Pramodya (25) di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai, Blok Batuluhur, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan. 
0 Komentar

RADARCIREBON.ID–Kurang dari 24 jam setelah jasad pria ditemukan di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Blok Batuluhur, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, polisi berhasil mengungkap identitas korban sekaligus mengamankan terduga pelaku. Korban diketahui bernama David Pramodya (25), pedagang asal Kecamatan Klangenan, Kabupaten Cirebon, yang diduga tewas dibunuh oleh temannya sendiri akibat persoalan pribadi.

Polres Kuningan mengungkap kasus tersebut setelah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban, hingga penelusuran rekaman kamera pengawas atau CCTV. Petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial AM di wilayah Klangenan, Kabupaten Cirebon.

Kapolres Kuningan, AKBP Bellen Anggara Pratama didampingi Kasat Reskrim AKP Abdul Aziz dan Kasi Humas AKP Mugiyono menjelaskan, bahwa pengungkapan kasus bermula dari penemuan jasad pria tanpa identitas di kawasan TNGC.

Baca Juga:Geger Penemuan Jasad Pria di Batuluhur, Polisi Selidiki Penyebab KematianKebocoran LPG Picu Kebakaran Peternakan Ayam di Luragung

Petugas kemudian melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah barang yang ditemukan di sekitar korban. Salah satunya berupa struk belanja dari sebuah gerai toko modern. Petunjuk tersebut mengantarkan penyidik untuk menelusuri rekaman CCTV, yang memperlihatkan korban bersama seorang pria yang diduga sebagai pelaku.

“Setelah dilakukan olah TKP dan penyelidikan, identitas korban berhasil diketahui. Petugas kemudian menelusuri rekaman CCTV, hingga menemukan petunjuk yang mengarah kepada terduga pelaku,”ungkapnya, Selasa (20/10).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal kepolisian, dugaan pembunuhan tersebut dipicu persoalan pribadi antara korban dan AM yang diketahui saling mengenal. AM disebut merasa kesal karena dituduh oleh keluarga korban menyembunyikan keberadaan seseorang.

Tuduhan itu diduga berkaitan dengan latar belakang AM yang disebut pernah terlibat kasus pencurian kendaraan bermotor. Merasa tidak terima dengan tuduhan tersebut, AM disebut meminta korban memberikan klarifikasi kepada keluarganya.

Namun, permintaan itu diduga tidak mendapat tanggapan sebagaimana yang diharapkan pelaku. Persoalan tersebut kemudian berujung pada tindakan kekerasan. Berdasarkan keterangan polisi, korban diajak pergi dari Cirebon menuju wilayah Kabupaten Kuningan hingga akhirnya tiba di lokasi penemuan jasad.

Di kawasan Blok Batuluhur, pelaku diduga menyerang korban menggunakan batu. Serangan pertama disebut mengenai bagian leher hingga korban terjatuh dalam posisi telungkup.

0 Komentar