RADARCIREBON.ID – Stok bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite kosong di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Cirebon. Kondisi ini membuat pengendara harus mencari SPBU lain atau beralih menggunakan BBM jenis lain.
Berdasarkan pantauan Radar Cirebon, Rabu (21/10) sekitar pukul 11.30 WIB, Pertalite belum tersedia di sejumlah SPBU di jalur utama Kota Cirebon, mulai dari Jalan Ahmad Yani hingga Jalan Bypass. Kekosongan stok tersebut dilaporkan terjadi sejak Selasa (20/10).
SPBU yang terpantau tidak menyediakan Pertalite antara lain di Jalan Ahmad Yani, tepatnya di bawah flyover dekat Polsek Selatan Timur (Seltim), Jalan Cipto Mangunkusumo dekat Perempatan Pemuda, Jalan Bypass dekat Living Plaza, serta Jalan Bypass di kawasan Bima.
Baca Juga:Kemarau Panjang, Warga Desa Cipaku Majalengka Gelar Salat IstisqaRusdianto Tegas Tertibkan Aset PD Pembangunan: Kalau Bukan Haknya, Selesaikan Secara Hukum
Kondisi tersebut membuat konsumen yang biasa menggunakan Pertalite terpaksa beralih ke BBM jenis lain, seperti Pertamax.
“Kalau Pertalite ada, biasanya saya isi Rp50 ribu. Sekarang kosong, jadi beli Pertamax saja Rp20 ribu. Sayang uangnya kalau beli banyak,” ujar Rendi.
Ia berharap pasokan Pertalite segera kembali normal karena harganya lebih terjangkau dibandingkan Pertamax.
“Kalau Pertalite cuma Rp10 ribu per liter, sedangkan Pertamax Rp15.950 per liter. Jaraknya jauh,” katanya.
Sementara itu, Ammar, salah seorang petugas SPBU, membenarkan bahwa stok Pertalite di tempatnya bekerja sedang kosong. Menurut dia, kondisi tersebut telah terjadi sejak sehari sebelumnya.
“Sedang kosong sejak kemarin pukul 09.00 WIB. Enggak tahu kapan datang lagi. Lagi kosong,” ujar Ammar saat ditemui Radar Cirebon.
Hingga pemantauan dilakukan, belum ada kepastian mengenai waktu kedatangan pasokan Pertalite di SPBU tersebut. Penyebab kekosongan stok di sejumlah SPBU juga belum diketahui.
Baca Juga:LPPM UMC Raih Penghargaan Kepala Dinas Sumba Barat Daya dalam Pengabdian 3TSambut Hari Jadi, Pemkab Indramayu Gelar Nikah Masal Gratis
Warga lainnya, Yana, berharap ketersediaan Pertalite segera pulih agar kebutuhan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari tidak terganggu.
“Kami harap stok Pertalite kembali melimpah,” tandasnya. (cep)
