RADARCIREBON.ID -Kekecewaan warga Perumahan Trusmiland Klayan Tahap 5 Kabupaten Cirebon, terhadap pengembang PT Raja Sukses Propertindo (RSP) kian memuncak.
Hingga kini, warga mengaku belum mendapatkan kepastian terkait tuntutan peninggian jalan dan rumah yang rawan terdampak banjir.
Sebagai bentuk protes, warga memasang spanduk di lingkungan perumahan. Aksi tersebut dilakukan untuk mendesak pengembang segera mengambil langkah konkret dalam menangani persoalan banjir yang berulang.
Baca Juga:Bupati Imron Siapkan Bonus Atlet dari APBDBelum Beroperasi, KDMP Citemu Tunggu Kepastian Jenis Usaha
Salah seorang warga, Dedy Slamet mengatakan, masyarakat sudah lelah menunggu realisasi tuntutan tersebut.
Menurutnya, warga selama ini tetap memenuhi kewajiban membayar angsuran rumah setiap bulan, tetapi persoalan banjir yang mereka hadapi belum juga mendapatkan penyelesaian sesuai harapan.
“Dari sana seperti tidak ada itikad baik. Malah seolah mengulur-ulur waktu sampai perumahan ini diserahkan ke pemda,” ujar Dedy, kemarin.
Dijelaskannya, warga meminta pengembang bertanggung jawab dengan meninggikan jalan dan rumah yang terdampak banjir.
Namun, hingga saat ini, warga menilai belum ada realisasi yang memberikan kepastian atas tuntutan tersebut.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai langkah dan waktu pelaksanaan perbaikan.
Pasalnya, banjir bukan persoalan baru bagi penghuni perumahan itu, melainkan masalah yang terus berulang dalam beberapa tahun terakhir.
Kondisi tersebut membuat warga semakin khawatir menjelang musim hujan. Mereka tidak ingin kembali menghadapi genangan dan dampak banjir tanpa adanya perbaikan infrastruktur yang dinilai menjadi kebutuhan mendesak.
Baca Juga:KONI Angkat Bicara Soal Rumput Stadion Watubelah Kering Menguning Lagi, Audiensi Berujung Deadlock, Warga Trusmiland Klayan 5 Tagih Kepastian Peninggian Rumah dan Jalan Komplek
Pemasangan spanduk protes pun menjadi salah satu cara warga menyuarakan kekecewaan sekaligus mengingatkan pengembang agar tidak mengabaikan persoalan yang dihadapi penghuni.
Warga berharap, PT RSP segera memberikan kepastian dan merealisasikan penanganan banjir, terutama melalui peninggian jalan dan rumah yang rawan terdampak.
Mereka menginginkan solusi nyata agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim hujan. (awr)
