Sementara itu, upaya pemadaman diperkuat melalui apel siaga yang melibatkan lebih dari 700 relawan dan petugas gabungan di kawasan Wisata Alam Sumur Tujuh, Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jumat pagi (23/10/2026). Apel siaga tersebut menjadi momentum konsolidasi personel, sekaligus pemantapan koordinasi menjelang operasi pemadaman api. Termasuk persiapan dukungan helikopter untuk pemadaman melalui udara atau water bombing.
Penanganan karhutla dilakukan melalui dua pendekatan secara paralel. Tim gabungan di darat disiapkan untuk melakukan pemadaman langsung dan membuat sekat bakar guna membatasi pergerakan api, sementara dukungan udara diarahkan untuk menjangkau titik-titik kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat.
Langkah ini menyusul kebakaran yang mulai terjadi sejak Rabu malam (21/10/2026) dan terus meluas hingga kawasan Gunung Dulang di wilayah Majalengka. Berdasarkan data Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 60 hektare. (ags)
