RADARCIREBON.ID- BPBD Kabupaten Cirebon memastikan kebakaran hutan di Gunung Nawa, Cipanas, Dukupuntang, bukan imbas kebakaran Gunung Ciremai. Penanganan cepat mencegah api meluas ke kawasan hutan lainnya.
Kebakaran melanda kawasan hutan di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jumat siang (23/10/2016). Api berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah laporan kebakaran diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon Syamsul Huda mengatakan pihaknya menerima informasi kebakaran tersebut sekitar pukul 13.24 WIB. Petugas bersama pemerintah desa dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus mencegah api meluas ke area hutan lainnya.
Baca Juga:Fahmi Ummi Perluas Peran Muslimah Harus Cerdas, Mandiri, Kritis, dan BerdayaMemburu Sisa Aset di Balik Kredit Fiktif BPR Karya Remaja Indramayu, Kejaksaan Serahkan Uang Hasil Sitaan
“Informasi kebakaran kami terima sekitar pukul 13.24 WIB. Kami bersama Pemdes dan Forkopimda melakukan pemadaman serta upaya pencegahan agar api tidak meluas,” ujar Syamsul saat dikonfirmasi Radar Cirebon.
Menurut dia, kondisi alam yang panas disertai banyaknya dahan kering di kawasan hutan diduga menjadi faktor yang memicu kebakaran. Material kering tersebut berpotensi membuat api mudah menyebar, terutama saat kondisi lingkungan minim kelembapan.
Beruntung, upaya penanganan di lapangan membuahkan hasil. Api berhasil dipadamkan pada pukul 15.40 WIB. Syamsul juga meluruskan informasi yang mengaitkan kebakaran hutan di Cipanas dengan kebakaran di kawasan Gunung Ciremai.
Dia menegaskan, kedua lokasi tersebut cukup berjauhan sehingga kebakaran di Cipanas bukan merupakan rembetan dari kebakaran Gunung Ciremai. “Bukan karena rembetan kebakaran Gunung Ciremai. Jarak antara Gunung Ciremai dan kawasan hutan Desa Cipanas cukup jauh,” tegasnya.
Meski api telah berhasil dipadamkan, kejadian tersebut menjadi pengingat akan potensi kebakaran lahan dan hutan saat kondisi cuaca panas serta banyak ditemukan vegetasi kering. Upaya pencegahan dan kewaspadaan masyarakat tetap diperlukan untuk mengantisipasi kejadian serupa.
Sementara itu, Kaur Desa Cipanas, Ahmad Sudrajat mengatakan kebakaran baru diketahui pada Jumat siang kemarin. Namun, api diperkirakan sudah muncul sebelum waktu salat Jumat. “Kemungkinan sudah terbakar sebelum waktu Jumatan. Tapi baru diketahui oleh warga setelah Jumatan,” ujarnya.
Lokasi kebakaran berada di kawasan Gunung Nawa yang masuk wilayah Desa Cipanas. Lahan tersebut merupakan milik Perum Perhutani dan berada cukup jauh dari permukiman warga.
