Menata Masa Depan Sepak Bola Cirebon melalui Pembinaan dan Manajemen Profesional di SSB

Dosen Untag Cirebon Wahyu Adhi Nugroho SPd MPd AIFO tanggapi SSB
Dosen FKIP PJKR Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon, serta Mahasiswa Program Doktoral Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Semarang, Wahyu Adhi Nugroho SPd MPd AIFO menilai, pengelolaan SSB di Cirebon perlu terus dikembangkan agar mampu menjawab kebutuhan perkembangan sepak bola modern.
0 Komentar

Dengan tata kelola yang baik, kepercayaan orang tua dan dukungan berbagai pihak dapat tumbuh.

Ketiga, peningkatan kualitas pelatih. Pengelola SSB perlu mendorong pelatih mengikuti pendidikan dan memperoleh lisensi kepelatihan resmi PSSI sesuai jenjangnya.

Pelatih yang kompeten tidak hanya memahami teknik dan taktik, tetapi juga mampu menerapkan metode latihan yang aman, memahami psikologi anak, serta menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

KOLABORASI UNTUK MENCETAK PEMAIN BERPRESTASI

Baca Juga:Cegah Radikalisme dengan Memperkuat Peran Pesantren dalam Meningkatkan Literasi Digital Generasi MudaAda Apa dengan Manchester United? Lawan Como Saja Babak Belur

Pembenahan manajemen SSB membutuhkan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan. Askot/Askab PSSI Cirebon, pemerintah daerah melalui dinas terkait, pihak swasta, sekolah, dan orang tua perlu membangun sinergi untuk mendukung pembinaan sepak bola usia dini.

Kompetisi kelompok usia juga perlu diselenggarakan secara rutin, terstruktur, dan menjunjung tinggi sportivitas.

Pengawasan terhadap kelayakan usia pemain harus diperkuat agar kompetisi berlangsung adil dan menjadi sarana evaluasi perkembangan atlet.

Selain itu, dukungan pendanaan dan kemitraan dapat membantu SSB meningkatkan fasilitas, kualitas pelatih, serta kesempatan mengikuti kompetisi.

Evaluasi berkala terhadap program latihan dan perkembangan pemain juga penting dilakukan.

Dengan manajemen profesional, pembinaan yang berkesinambungan, dan dukungan seluruh pihak, SSB di Cirebon diharapkan mampu melahirkan pemain berkualitas.

Langkah ini menjadi fondasi agar anak-anak Cirebon tidak hanya menjadikan sepak bola sebagai hobi, tetapi juga memiliki kesempatan mengembangkan potensi dan berprestasi di tingkat regional, nasional, bahkan internasional. (*)

0 Komentar