Ketua SSB Garuda Jaya, Kwarteddy Aprilyawan, mengaku menyayangkan pertemuan kedua timnya yang harus terjadi pada babak delapan besar.
Menurutnya, kedua tim memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh apabila tidak harus saling berhadapan terlalu dini.
“Kami sebenarnya berharap kedua tim bisa bertemu di final. Namun, apa pun hasilnya, ini bagian dari pertandingan dan kompetisi. Terima kasih kepada seluruh ofisial, pelatih, pemain, serta orang tua yang sudah memberikan dukungan,” ujar Kwarteddy.
Baca Juga:Menata Masa Depan Sepak Bola Cirebon melalui Pembinaan dan Manajemen Profesional di SSBCegah Radikalisme dengan Memperkuat Peran Pesantren dalam Meningkatkan Literasi Digital Generasi Muda
Ia juga mengapresiasi perjuangan seluruh pemain yang telah berusaha memberikan penampilan terbaik selama turnamen berlangsung.
Dukungan para pelatih, ofisial, dan orang tua turut menjadi bagian penting dalam perjalanan SSB Garuda Jaya meraih prestasi di Festival Sepak Bola Anak Desa Road to Nasional Zona Pantura Indramayu.
Dengan keberhasilan tersebut, SSB Garuda Jaya diharapkan terus meningkatkan kualitas pembinaan dan memberikan kesempatan kepada para pemain muda untuk memperoleh pengalaman bertanding.
Prestasi ini sekaligus menjadi modal berharga bagi klub asal Kabupaten Cirebon tersebut untuk menghadapi kompetisi berikutnya dan meraih hasil yang lebih baik pada masa mendatang. (*)
