Harga Pangan di Pasar Jagasatru di Tengah Musim Kemarau Berkepanjangan Relatif Stabil

Pasar Jagasatru
RELATIF STABIL: Aktivitas jual beli di Pasar Induk Jagasatru, Kota Cirebon, Senin (26/10/2026). Harga komoditas pangan masih relatif stabil di tengah musim kemarau berkepanjangan. Meski beberapa jenis cabai berada di level tinggi, tapi pedagang menyebut pasokan masih tersedia. Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon
0 Komentar

RADARCIREBON.ID- Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Induk Jagasatru, Kota Cirebon, masih relatif stabil di tengah musim kemarau berkepanjangan. Meski harga beberapa jenis cabai berada di level tinggi, pedagang menyebut pasokan masih tersedia. Sementara harga beras dan telur berpotensi mengalami perubahan ketika permintaan meningkat menjelang akhir tahun.

Pantauan di Pasar Induk Jagasatru, Senin (26/10/2026), menunjukkan harga cabai bervariasi berdasarkan jenis dan kualitas. Cabai beauty dengan kualitas bagus dijual Rp30 ribu per kilogram, sedangkan kualitas standar Rp25 ribu. Adapun cabai rawit berada di kisaran Rp50 ribu per kilogram.

Pedagang cabai, Suryodin, mengatakan harga saat ini cenderung stabil. Musim kemarau panjang belum memberikan pengaruh berarti terhadap harga sebagian besar cabai yang dijualnya. Namun, cabai rawit masih menjadi komoditas yang harganya relatif lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.

Baca Juga:Kewajiban Sertifikasi Halal Mundur, Literasi DiperkuatEkspor Perkebunan Tembus Rp503,3 Triliun

Menurut dia, harga normal cabai rawit biasanya berada di kisaran Rp35 ribu per kilogram. Saat ini, harganya mencapai Rp50 ribu per kilogram. Sementara jenis cabai lainnya masih bergerak pada kisaran harga yang relatif biasa. “Ketersediaan barang di pasar masih aman,” kata Suryodin di pasar induk setempat, Senin (26/10/2026).

Namun, pedagang tidak bisa menyimpan stok dalam jumlah besar karena pasokan yang diterima terbatas dan komoditas tersebut mudah mengalami penurunan kualitas. Cabai yang terlalu lama disimpan, terlebih dalam kondisi cuaca panas, berisiko layu dan memburuk. Karena itu, pedagang lebih mengandalkan pasokan yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan penjualan harian.

Pedagang cabai lainnya, Fahril, juga menyebut musim kemarau berkepanjangan belum terlalu memengaruhi harga cabai yang dijualnya. Menurut dia, harga masih bergerak dalam kisaran yang biasa ditemui di pasar. Ia menyebut harga Rp70 ribu dan Rp30 ribu per kilogram sebagai harga yang umum untuk jenis cabai berbeda yang diperdagangkannya.

Di luar komoditas cabai, harga beras dan telur juga menjadi perhatian pedagang menjelang periode akhir tahun. Ahmad (45), pedagang bahan pangan di Pasar Induk Jagasatru, menyebut harga beras medium saat ini berkisar di angka Rp15 ribu hingga Rp16 ribu per kilogram.

0 Komentar