Ia menambahkan, penggunaan TTE bukan sekadar perubahan dari tanda tangan manual ke sistem digital. Lebih dari itu, teknologi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), terutama dalam mewujudkan administrasi yang tertib, efisien, dan akuntabel.
Selain mempercepat birokrasi, TTE juga mendukung penghematan penggunaan kertas serta membantu proses verifikasi keaslian dan keabsahan dokumen elektronik. Hingga saat ini, penerapan TTE di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan telah menjangkau hampir 4.100 aparatur sipil negara (ASN), mulai dari perangkat daerah hingga kecamatan dan kelurahan. (ags)
