Untuk sementara, keluarga Tarni bersama anggota keluarganya harus meninggalkan rumah dan menempati Posyandu Dusun Manis.
Meski menimbulkan kerusakan di sejumlah wilayah, rangkaian kejadian tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa.
Indra mengatakan, BPBD telah menerjunkan petugas untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak. Penanganan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa, kecamatan, TNI, Polri, PLN, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).
Baca Juga:Kebakaran Ciremai Ungkap Pentingnya Kemitraan, Buku "Konstitusi Hijau" Tawarkan Model Baru KonservasiPembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Talaga Sedot Anggaran Rp70 Miliar
“Tim sudah kami kirimkan untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak. Penanganan selanjutnya dikoordinasikan bersama pemerintah desa dan instansi terkait,” jelasnya.
Adapun kebutuhan mendesak warga terdampak saat ini berupa material bangunan untuk memperbaiki rumah yang rusak serta bantuan logistik bagi keluarga yang sementara waktu harus mengungsi.
BPBD Kuningan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim penghujan. Hujan lebat yang disertai angin kencang berpotensi menyebabkan kerusakan bangunan maupun memicu bencana lainnya. (ags)
