RADARCIREBON.ID – Hujan berintensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan. Sedikitnya 26 rumah warga di tiga desa, Kecamatan Luragung dan Cidahu, mengalami kerusakan, sebagian besar pada bagian atap yang terlepas akibat kuatnya embusan angin.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan mencatat, rumah terdampak tersebar di Desa Margasari dan Sindangsuka, Kecamatan Luragung, serta Desa Legok, Kecamatan Cidahu. Kerusakan bervariasi, mulai dari genteng yang berjatuhan hingga atap berbahan spandek dan rangka baja ringan yang terangkat atau terbawa angin.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana mengatakan, Desa Margasari menjadi salah satu wilayah dengan dampak cukup parah. Sebanyak 12 rumah di Dusun 1 dan Dusun 2 mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, mulai dari kategori ringan hingga berat.
Baca Juga:Kebakaran Ciremai Ungkap Pentingnya Kemitraan, Buku "Konstitusi Hijau" Tawarkan Model Baru KonservasiPembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Talaga Sedot Anggaran Rp70 Miliar
“Di Dusun 1, satu rumah mengalami kerusakan berat akibat bagian atap berbahan spandek baja ringan bergeser parah. Sementara empat rumah lainnya mengalami kerusakan sedang pada bagian atap genteng,” jelas Indra, Selasa (3/11).
Di Dusun 2, satu rumah mengalami kerusakan berat setelah seluruh bagian atap baja ringan terbawa angin hingga menimpa rumah di sebelahnya. Material spandek dan baja ringan tersebut juga merusak bagian dapur rumah warga lainnya.
Selain itu, sejumlah rumah mengalami kerusakan sedang pada bagian atap. Salah satu bangunan yang terdampak merupakan tempat mengaji warga.
Dampak angin kencang juga melanda Desa Sindangsuka, Kecamatan Luragung. BPBD mencatat tujuh rumah warga mengalami kerusakan. Tiga rumah masuk kategori rusak berat pada bagian atap dan dapur, sedangkan empat rumah lainnya mengalami kerusakan ringan berupa genteng yang rusak.
Salah seorang warga, Wasjim (69), terpaksa meninggalkan rumahnya dan mengungsi ke kediaman saudaranya yang tidak jauh dari lokasi. Hal itu dilakukan setelah atap rumahnya terbawa angin.
Kerusakan serupa terjadi di Desa Legok, Kecamatan Cidahu. Rumah milik Tarni (70) dengan ukuran 6 x 6 meter mengalami kerusakan berat setelah bagian atapnya terbawa angin.
Angin kencang juga merusak spandek di bagian halaman Musala Irsadul Ibad, Dusun Manis. Akibat kejadian tersebut, satu rumah warga mengalami kerusakan berat dan satu fasilitas umum berupa musala mengalami kerusakan ringan.
