Menurutnya, koordinasi Tim Wasdal sepanjang 2026 telah dilaksanakan sebanyak tiga kali. Salah satunya berlangsung pada 7 September 2026 di Kecamatan Cipari.
Dalam rapat kali ini, perwakilan kecamatan menyampaikan hasil pendataan melalui formulir yang telah disiapkan. Sejumlah persoalan yang ditemukan meliputi ketidakpatuhan perizinan bangunan dan kegiatan usaha, masalah lingkungan dan infrastruktur, serta pengawasan yang belum optimal.
Hasil pendataan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan koordinasi dengan perangkat daerah teknis sesuai kewenangannya.
Baca Juga:199 Desa di Kuningan Disiapkan Gelar Pilkades Digital 2027Mahasiswa KPI UINSSC Pelajari Produksi Talk Show di TV One
Melalui penguatan Tim Wasdal, Pemkab Kuningan berharap pengawasan investasi dan pembangunan semakin terintegrasi hingga tingkat kecamatan dan desa. Dengan demikian, investasi dapat berkembang, memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan PAD. (ags)
