Pemprov Jabar Kucurkan Rp15,4 Miliar, Jalan Winduhaji-Lebakwangi Mulai Dihotmix

Pemeliharaan ruas jalan Winduhaji-Lebakwangi mulai dikerjakan
Pemeliharaan ruas jalan Winduhaji-Lebakwangi mulai dikerjakan, pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,4 miliar.
0 Komentar

RADARCIREBON.ID – Pemeliharaan ruas jalan Winduhaji-Lebakwangi mulai dikerjakan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,4 miliar untuk penanganan jalan sepanjang kurang lebih 7,8 kilometer yang terbagi dalam dua segmen.

Pekerjaan pengaspalan tersebut dimulai sejak Sabtu, 7 November 2026. Saat RCTV melakukan pemantauan pada Minggu (8/11), petugas di lapangan tengah merampungkan pekerjaan pada segmen pertama di Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi.

Penanganan jalan ini menggunakan campuran aspal panas jenis Asphalt Concrete-Wearing Course (AC-WC). Lapisan tersebut merupakan lapisan permukaan paling atas yang langsung bersentuhan dengan kendaraan. Karena masuk kategori pemeliharaan rutin, pekerjaan difokuskan pada pelapisan aspal, bukan pembangunan ulang seluruh struktur jalan.

Baca Juga:Program Gentengisasi: 2,4 Juta Genteng Siap Dikirim ke 27 DaerahPasar Jatitujuh dan Cigasong Direvitalisasi Tahun 2027, Total Anggaran Rp55 Miliar

Manajer Pelaksana PT Jaya Sakti Alam Mandiri, Abun Bunyamin, menjelaskan, pekerjaan dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama membentang dari Winduhaji hingga batas Desa Purwasari, Kecamatan Garawangi, dengan panjang 4.650 meter. Sementara segmen kedua dimulai dari Masjid Desa Langseb hingga Koramil Lebakwangi, sepanjang 3.185 meter.

“Pekerjaan ini merupakan pemeliharaan rutin jalan. Jadi, pengaspalannya hanya satu lapis, yakni AC-WC. Target kontrak sampai 31 Desember. Mudah-mudahan sebelum tanggal tersebut sudah selesai,” ujar Abun.

Ia berharap seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar sehingga hasil pengaspalan sesuai dengan harapan masyarakat. Dengan begitu, kondisi jalan yang lebih baik dapat segera dimanfaatkan oleh pengguna jalan.

Sementara itu, Subkoordinator Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Kuningan, Budi Heryadi, ST., M.Si., menerangkan, alokasi Rp15,4 miliar tersebut merupakan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Penanganan dua segmen dengan total panjang sekitar 7,8 kilometer diharapkan meningkatkan kenyamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Budi berharap pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat dari batas waktu kontrak, bahkan sebelum musim hujan. Ia juga menyampaikan, pada perubahan APBD Kabupaten Kuningan terdapat sekitar 29 paket pekerjaan infrastruktur jalan yang akan dilelang, dengan penanganan tersebar di 28 ruas di wilayah Kuningan Timur, Selatan, Utara, hingga perkotaan. Paket-paket tersebut ditargetkan dikerjakan hingga akhir Desember 2026.

Di luar pengaspalan ruas Winduhaji-Lebakwangi, penanganan infrastruktur pendukung juga mencakup pemasangan saluran drainase U-Ditch di sekitar Terminal Lengkong dan Koramil Lebakwangi. Sementara pemasangan box culvert atau saluran beton berbentuk kotak direncanakan di tiga lokasi, yakni Desa Ciporang, Cineumbeuy, dan Lebakwangi.

0 Komentar