30 Pebasket Terpapar, GMC Arena Lockdown

30 Pebasket Terpapar, GMC Arena Lockdown
Petugas Dinas Kesehatan Kota Cirebon melakukan tracing di GMC.
0 Komentar

CIREBON – Suasana di GMC Arena tampak lengang pasca 30 pebasket mereka dinyatakan positif Covid-19. Program latihan dihentikan sementara. Pada Kamis siang (17/12), hanya petugas keamanan yang masih terlihat berjaga di GOR Basket yang berada di Jalan Melati No 57 Kesambi, Kota Cirebon tersebut.
Sehari sebelumnya, dilaporkan bahwa sebanyak 30 pebola basket positif Covid-19, setelah menjalani swab mandiri. Kini, para pebasket Kota Udang tersebut tengah menjalani karantina di mes GMC. Ketua GMC Basketball, Wahyu Gunarto memastikan ke-30 pebasket masih sehat dan bugar.
“Kondisinya masih bagus. Dari laporan manajemen, atlet-atlet kami dalam kondisi sehat dan masih bugar. Sebagian besar memang tidak menunjukan gelaja,” ujarnya kepada Radar Cirebon via sambungan telepon dari Solo, Jawa Tengah, Kamis siang (17/12).
Wahyu memaparkan, para pebasket rencananya akan mendapat libur natal dan tahun baru mulai 20 Desember. Karena sebagian dari mereka berasal dari luar kota, maka sebelum mereka pulang kampong, pihak manajemen berinisiatif melaksanakan swab mandiri.
Oleh karena itu, Senin (14/12) lalu lebih dari 60 orang anggota GMC menjalani tes swab. Dari pemain, pelatih hingga petugas medis, dan kebersihan. Hasilnya, sebanyak 30 pemain dinyatakan positif Covid-19. “Kami segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan KONI Kota Cirebon,” kata Wahyu.
“Sementara ini para pemain masih menjalani karantina mandiri di mes dan program latihan kami hentikan sementara, sampai keadaan membaik. Namun demikian Dinkes sangat membantu dengan adanya petugas medis dan obat-obatan,” tuturnya.
Sementara itu, Wahyu Gunarto sendiri enggan berspekulasi dari mana awalnya sehingga virus corona jenis baru ini menjalar hingga camp latihan klubnya. Menurut dia, selama ini pihak manajemen, pelatih dan atlet telah berusaha semaksimal mungkin mematuhi protokol kesehatan. “Saya tidak bisa menduga-duga,” ucapnya.
Sekretaris Umum KONI Kota Cirebon, Sri Maryati memastikan bahwa KONI tidak tinggal diam. Dia juga tak memungkiri, bahwa atlet GMC memang dipersiapkan untuk memperkuat Kota Cirebon. Salah satunya pada perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XIV/2022.
“Setelah menerima laporan, kami langsung memfasilitasi agar para atlet mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik. Karena kontribusi GMC memang besar untuk Kota Cirebon, kami tidak mengabaikan mereka,” katanya.

0 Komentar