69 WNA di Kabupaten Cirebon Terpapar Corona

kluster-pltu-cirebon
Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan SSTP MSi. Foto: Andri Wiguna/Radar Cirebon
0 Komentar

CIREBON – Jika di Kota Cirebon bersikap tegas menutup 9 apotek dan took alat kesehatan, di Kabupaten Cirebon  kasus kluster penyebaran Covid-19 di lingkungan industri mengalami kenaikan signifikan. Data terkini, ada penambahan sebanyak 105 orang.
Dari total jumlah tersebut, 69 di antaranya warga negara asing (WNA) yang bekerja pada salah satu sektor industri di Kabupaten Cirebon. Sementara sisanya berasal dari berbagai wilayah di Indoensia, termasuk dari Kabupaten Cirebon dan wilayah lainnya.
Hal tersbeut disampaikan Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan SSTP MSi saat ditemui Radar, kemarin. Menurutnya, dari informasi yang ia terima, hasil tracing dan tracking yang dilakukan oleh perusahaan tersebut, saat ini ditemukan kasus lain yang jumlahnya cukup signifikan.
“Kalau dari data yang saya terima, ada penambahan 105 kasus, 69 di antaranya WNA. Mereka adalah WNA yang bekerja di Kabupaten Cirebon yang ditemukan terkonfirmasi dari tracing dan tracking yang dilakukan pihak perusahaan,” ujarnya.
Ditambahkannya, untuk kasus yang bergejala klinis otomatis dilakukan penanganan medis lanjutan dengan dirawat di rumah sakit. Sementara yang tak bergejala diwajibkan melakukan isolasi mandiri sampai yang bersangkutan dinyatakan sembuh.
“Satgas langsung bergerak cepat. Kita jalin komunikasi intens dengan pihak perusahaan dari kasus pertama ditemukan. Pihak perusahaan melakukan swab test secara mandiri dengan biaya sendiri, lalu hasilnya diinformasikan ke Satgas Penanganan Covid-19,” imbuhnya.
Dari informasi yang ia terima, pihak perusahaan sudah melakukan work from home (WFH) untuk para karyawan yang bekerja di office. Sementara karyawan yang bekerja di bidang pelayanan urgen masih bekerja untuk memastikan perusahaan tetap beroperasi, karena keberadaannya dibutuhkan masyarakat banyak.
“Karyawan yang di office sudah WFH. Yang masih tugas hanya yang di bagian pelayanan dan produksi saja. Saat ini masih terus kita pantau dan evaluasi penanganan yang dilakukan untuk memutus dan mencegah penyebaran di kluster industri tersebut,” bebernya.
Sementara itu, data yang dipublis Satgas Penanganan Covid-19 pada Selasa (17/11), terjadi penambahan sebanyak 39 orang dengan jumlah kasus meninggal bertambah 5 orang. Sehingga total korban meninggal sebanyak 112 orang. Dari data itu, saat ini jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cirebon berjumlah 1.671 orang.

0 Komentar