Bahan Pangan Jelang Ramadhan, Pedagang Cirebon: Harga Pasti Naik

pangan-jelang-ramadhan
Bahan pangan jelang Ramadhan, Pedagang Cirebon: harga pasti naik. Foto: Ade Gustiana/Radar Cirebon.
0 Komentar

Agus bilang, ini menjadi salah satu strategi Pemkot Cirebon untuk mengendalikan harga. Serta menjamin ketersediaan pasokan pangan untuk masyarakat. Kegiatan ini akan rutin dilakukan terutama menjelang bulan puasa dan lebaran 2023.

“Kami minta asisten dan ibu kadis untuk bisa berkala menyelenggarakan kegiatan ini. Terutama jelang Ramadhan dan Idulfitri,” tutur Agus saat membuka GPM di Kebonpelok, Kelurahan Argasunya, Kecamatan Harjamukti, Kamis lalu (23/2/2023).

Selain di lapangan Kebonpelok, GPM juga digelar di halaman kantor Kecamatan Lemahwungkuk, halaman kantor Kecamatan Kejaksan, halaman Kodim 0614 untuk Kecamatan Kesambi dan halaman Keraton Kacirebonan untuk kecamatan Pekalipan.

Baca Juga:IB Fest 2.0 Ibnu Khaldun Dibuka Bupati CirebonJelang Ramadhan Maret 2023, Pemkot Cirebon Antisipasi Kenaikan Harga Kebutuhan Pokok

Di 5 lokasi yang tersebar masing-masing mendapatkan pasokan 10 ton beras. Agar semua kebagian, setiap orang hanya boleh membeli dua karung.

Satu karung isi 5 kilogram beras. Beras yang dijual di operasi pasar merupakan beras premium. Namun dijual dengan harga medium: Rp47 ribu/kilogram.

Selain beras, dijual minyak goreng seharga Rp13.500/liter, telur Rp23 ribu/kilogram dan bawang putih Rp24 ribu/kilogram. Selain menjaga pasokan dan keterjangkauan harga, ucap Agus, masyarakat diharapkan mampu mengendalikan inflasi di Kota Cirebon.

Sementara itu, Pimpinan Bulog Kantor Cabang Cirebon, Budi Sultika menuturkan pihaknya siap memenuhi permintaan dari setiap pemerintah daerah untuk melakukan operasi pasar, terutama jelang Ramadhan.

“Untuk stok beras Insya Allah aman,” tuturnya.

Diperkirakan mereka bisa menyerap hasil panen petani mulai minggu kedua Maret. (*)

0 Komentar