Bayi 21 Bulan Menderita Hydrosefalus, Kontrol ke RS Terkendala Biaya

hidrosepalus tat3
DIDOAKAN: Ketua TP PKK Kabupaten Kuningan Hj Ika Acep Purnama mendoakan Ananda Husna Kamila agar mendapat kesembuhan. FOTO: Tatang ashari/radar kuningan
0 Komentar

Ananda Husna Kamila, bayi 21 bulan ini mestinya sudah bisa berjalan atau
merengek minta mainan. Namun putra pasangan Kecih Kurniasih dan
Deddy ini, hanya bisa terbaring karena menderita
penyakit Hydrosefalus sejak lahir.

TATANG ASHARI, Kuningan  

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kuningan Hj
Ika Acep Purnama, berkesempatan menengok Ananda Husna Kamila di Dusun
Tugu Mulya Blok Girang RT 010 RW 003 Desa Tugu Mulya Kecamatan Darma. Kehadirannya disambut ibunda Husna, Kecih Kurniasih.  

Menurut Kecih Kurniasih, Ananda Husna Kamila
sudah terdeteksi mengalami penyakit Hydrosefalus sejak berada di dalam
kandungan. Sehingga melahirkan dengan cara caesar.

Baca Juga:Cita Citata Juni Ini Nikah di BaliJennifer Dunn Ngaku Diberi Wawan Mobil Velfire

“Dulu pernah melakukan operasi di RS Gunung
Jati, tapi karena kendala biaya untuk kontrol dan lainnya, akhirnya pengobatan
dihentikan. Minta doa dari seluruh masyarakat Kuningan, besok Ananda Husna akan
kembali melakukan kontrol ke RS Gunung Jati,” ungkap Kecih.

Menurut Ika, Hydrosefalus
merupakan penyakit dengan penumpukan cairan dalam rongga otak. Sehingga air
tidak mengalir dan kepala penderita terus membesar. Maka Ia meminta kepada warga yang
mengalami masalah kesehatan, diharapkan sejak dini bisa berobat guna menjalani
perawatan. Dengan perawatan dini, peluang sembuh akan semakin besar.

“Semoga Ananda Husna Malika segera bisa
sembuh dan kembali sehat seperti dulu. Mohon doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Kuningan untuk
kesembuhannya,” pinta Ika.

Hj Ika menengok penderita tumor, Juamsah
(65), warga Dusun Wawarung RT 019 RW 005 Desa Sukarasa, Kecamatan Darma, Kamis
(12/03). Pasca menerima laporan warga, istri tercinta Bupati Kuningan, yang
juga Ketua LKKS Kabupaten Kuningan langsung menuju lokasi.

Menurut keterangan kerabatnya, sekitar 8
bulan lalu, Juamsah mengalami perih di mata dan hanya diobati dengan obat tetes
mata. Sebelumnya, Ia tidak menyangka jika perih yang dideritanya akan menjadi
penyakit tumor seperti saat ini.

“Semoga Ibu Juamsah lekas sembuh dan mendapat
keajaiban dari Allah SWT. Sehingga bisa kembali sehat seperti dulu. Semoga
keluarga dan kerabat bisa terus sabar dan tawakal dalam merawat Ibu Juamsah,” ungkap Ika.

Tampak mendampingi Ketua TP PKK Kabupaten

0 Komentar