Erick Thohir Sebut Penting Santri Mengenal Teknologi

RADARCIREBON.ID – Santri harus mengenal teknologi. Santri jangan sampai tidak mengenal teknologi. Pasalnya, teknologi merupakan bagian penting dalam kehidupan ke depan. Sebut Erick Thohir, saat pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Nahdlatul Ulama atau Porseni NU, Senin malam 16 Januari 2023.

Zaman pasti berubah. Teknologi juga berubah, berkembang dan semakin maju. Seperti dulu tidak ada internet, era sekarang internet berkembang sangat pesat. Perubahan adalah suatu keniscayaan. Suka atau tidak suka, menurut Erick Thohir Indonesia sebagai bangsa harus mulai beradaptasi dengan perubahan. Termasuk juga dengan Nahdlatul Ulama harus beradaptasi dengan perubahan.

BACA JUGATerbaring di RS, KH Said Aqil Siradj Sakit, Minta Doa untuk Kesembuhannya

Pada acara yang berlangsung di GOR Sritex Arena Jalan Abiyoso Kota Surakarta Jawa Tengah, itu Erick Thohir memberikan sambutan kepasitasnya sebagai Ketua Pengarah Satu Abad Nahdlatul Ulama. Pembukaan Porseni NU 2023 dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar, Katib Aam KH Akhmad Said Asrori, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa, dan sejumlah tokoh lainnya.

“Saya berharap kegiatan Porseni ini bisa dilakukan setiap tiga tahun sekali. Karena ini adalah fondasi kebangsaan, karena ini fondasi anak muda ke depan, generasi penerus kita,” ungkap Erick Thohir.

Dikatakan Erick Thohir, Porseni merupakan hal yang tidak kalah penting karena ada hubungannya dengan hati, semangat, dan raga. Kegiatan Porseni yang dilakukan oleh Nahdlatul Ulama ini juga tidak kalah penting. Kenapa? “Karena ini justru tadi yang ada hubungannya dengan hati kita dengan semangat kita, dengan raga kita, bagaimana NU Indonesia bisa bersaing ke depan dengan bangsa-bangsa lain,” ujarnya.

BACA JUGASDN 17 Kuningan Resmi Pindah, Bupati Yakin Yayasan Kosgoro akan Hibahkan ke Pemda

Lebih lanjut menurut Erick Thohir, siapa pun pemimpinnya baik pusat atau daerah berkewajiban mendukung kegiatan Porseni. Apalagi, Erick mengatakan bahwa jika melihat dari perjalanan bangsa, Indonesia dan Nahdlatul Ulama merupakan dua fondasi yang tidak tergoyahkan.

Komentar