Harga Gula Tembus Rp17 Ribu/Kg

Harga Gula Tembus Rp17 Ribu/Kg
NAIK DRASTIS: Harga gula di pasar tradisional melonjak tajam, kemarin. Para pedagang beralasan harga dari distributor sudah tinggi. FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON
0 Komentar

CIREBON-Harga gula pasir baik curah maupun
kemasan di Pasar Tradisional Sumber mulai merangkak naik dalam seminggu
terakhir ini. Informasi yang dihimpun wartawan koran ini menyebutkan, naiknya
harga gula dikarenakan kelangkaan barang sehingga melonjak di atas harga eceran
tertinggi (HET).

Salah satu
pedagang yang ditemui Radar Cirebon,
Eni menyatakan, naiknya harga gula disebabkan harga yang sudah naik dari
tingkat pengecer. Alasannya, kata Eni, pihak distributor gula tersebut menyebutkan
jika gula sudah sulit didapat dan yang tersisa tidaklah banyak.

“Dari
sananya sudah naik, saya ambil per kilogram (kg) itu hanya selisih seribu. Dari
sananya sudah Rp16 ribu, saya jual Rp17 ribu per kilogramnya, belum untuk
plastik, angkutan dan lain-lain,” ungkapnya.

Baca Juga:Bawaslu Temukan 237 PelanggaranPengedar Sabu di Cirebon Diciduk, Begini Cara Mengedarkannya

Diakuinya,
harga tersebut lebih tinggi dari harga rata-rata harga gula pasir yang umum di jual
di Pasar Sumber beberapa waktu sebelumnya. Namun demikian, menurutnya,
rata-rata para pembeli mengerti dengan kenaikan tersebut karena informasi soal
sulitnya mendapatkan gula banyak diberitakan oleh media. “Biasanya 12.500 per kilogram.
Sejak seminggu terkahir itu naik perlahan, menjadi Rp13.500. Setelah itu naik
bertahap hingga sekarang terkahir Rp17 ribu per kilogramnya,” bebernya.

Para
pedagang, menurut Eni, tidak bisa berbuat banyak. Pasalnya, harga dari tingkat
distributor sudah sedemikian mahal. Dirinya berharap agar kondisi tersebut segera
normal kembali. Karena kondisi tersebut otomatis berdampak ke daya beli para
pengunjung pasar.

“Dampaknya,
warga tidak beli banyak. Yang biasnya kalau beli 2 sampai 3 kilogram sekarang
belinya satu kilo. Mudah-mudahan cepat normal, khawatirnya ini nanti jadi
pemicu kenaikan barang yang lain,” bebernya.

Sementara
itu, pedagang lainnya, Juna menuturkan, jika untuk stok gula sendiri relatif
aman dan tersedia. Hanya saja, dari sisi harga mengalami kenaikan yang sangat
tinggi.

“Kalau stok,
saya ada dari distributor. Setiap hari itu bisa jual sekitar 50 kilogram. dari
distributornya harganya sudah mahal dan kita tidak ambil banyak. Alasan
distributor barangnya lagi sedikit dan langka. Jadi harganya naik,” ungkapnya. (dri)

0 Komentar